JAKARTA, MENARA62.COM – Tepat pada Iduladha, hari yang membahagiakan ini Lazismu bersama Bejo Jahe Merah melaksanakan penyembelihan hewan kurban di kawasan padat, kumuh dan kantong-kantong kemiskinan lainnya (Pak Kumis).

Pada tahun ini melalui program Kurban Untuk Kemanusiaan, Lazismu yang berkolaborasi dengan Bejo Jahe Merah melaksanakan penyembelihan di Tanjung Lengkong, Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur (11/8/2019). Tepatnya di kompleks Masjid Al-Anwar yang di dalamnya ada SD Muhammadiyah 11 Tanjung Lengkong.

Koordinator Pusat Program Kurban Untuk Kemanusiaan Lazismu, Adi Rosadi, mengatakan, kerja sama dengan PT Bintang Toedjoe merupakan kolaborasi yang sudah kesekian kalinya. “Kali ini ditempatkan di daerah Tanjung Lengkong, karena merupakan daerah binaan Lazismu dan merupakan daerah padat penduduk,” jelasnya.

Diharapkan, lanjut Adi, dengan adanya distribusi kurban di sini masyarakat dapat merasakan kebersamaan dan kebahagiaan pada hari raya Iduladha, semoga dengan adanya kerja sama yang terus terjalin dapat terus menebarkan kebahagiaan.

“Adapun penerima manfaat dari 1 ekor sapi berbobot 1 ton ini adalah 500 KK yang terdiri dari 3 RT di kelurahan Bidaracina,” pungkasnya.

Soviadi, seorang warga yang juga Ketua panitia kurban, mewakili warga merasa sangat bahagia. “Semua warga bersyukur dapat merasakan daging segar kurban,” paparnya.
Soviadi yang juga aktif sebagai salah satu pimpinan PCM Jatinegara khususnya Majelis Dikdasmen, mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan PT Bintang Toedjoe.
Soviadi menambahkan, di kompleks SD Muhammadiyah ini warga di sekitarnya tergolong dari keluarga lapisan ekonomi bawah. “Apalagi siswa-siswinya banyak dari keluarga duafa,” tuturnya. Syiar kurban bisa menggaung dari lingkungan Tanjung Lengkong.

Sangat tepat jika Lazismu dan PT Bintang Toedjoe menyalurkan hewan kurban di sini, sambungnya.

Di kompleks kawasan Pak Kumis ini juga Lazismu memanfaatkan tanah wakaf dengan mendirikan masjid Al-Anwar dari seorang muwakif untuk menambah syiar kegiatan sosial dan pendidikan.

Lazismu berharap warga di sini, khususnya generasi muda dapat memperkuat gerakan filantropi dan pendidikan karakter melalui momentum kurban.

Direktur Bintang Toedjoe, Simon Jonatan, mengutarakan, brand besar Bejo Jahe Merah yang dihadirkan pihaknya merupakan aksi untuk mendorong dan menggelorakan komitmen berbagi rasa dengan saudara yang membutuhkan tepat di Hari Idul Adha.

“Untuk itulah kami bersama Lazismu menjadi terdepan dalam menggemakan nilai penting berbagi kepada sesama.”

Seluruh rakyat Indonesia harus ingat kepada sesama dan memberikan zakat dan amal ibadahnya kepada orang-orang yang membutuhkan,” paparnya dalam Konferensi Pers di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, pada Kamis, 8 Agustus 2019.(na)