arsip
Menkes Nila F Moeloek saat meninjau pameran arsip kesehatan

JAKARTA, MENARA62.COM – Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengakui hingga saat ini Indonesia masih dihadapkan pada sejumlah problem kesehatan yang serius. Mulai dari tuberculosis (TB) yang belum juga eliminasi, kusta, malaria yang masih dijumpai di lima propinsi di Indonesia timur, munculnya MERS-coV, dan lainnya.

“Seperti TB sejak dulu ada, hingga sekarang belum eliminasi bahkan kita sekarang peringkat 3 dunia,” kata Menkes pada peresmian Pameran Arsip Kemenkes bertema Inovasi Unggulan Pelayanan Kesehatan dalam Arsip, Selasa (13/8/2019).

Bahkan saat ini di Indonesia mulai ditemukan kasus-kasus TB multi drug resistant (MDR) yang tak kalah menakutkan. Dimana jika kasus tersebut tidak segera ditangani akan mendatangkan kerugian Negara yang sangat besar.

Untuk mengatasi berbagai problem kesehatan tersebut, menurut Menkes, kita perlu belajar dari rekam jejak pembangunan kesehatan masa lalu yang tersimpan dalam bentuk arsip. Langkah apa saja yang sudah dilakukan oleh pemerintah untuk menangani berbagai problem kesehatan tersebut, bagaimana perkembangan selanjutnya dan catatan apa yang perlu dipelajari untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

“Disinilah kita membutuhkan arsp, terutama arsip pembangunan kesehatan. Melalui arsip kita bisa belajar untuk memutuskan sebuah kebijakan,” kata Menkes.

Diakui Menkes, kemajuan pembangunan kesehatan telah membuat usia harapan hidup penduduk Indonesia meningkat menjadi 71,4 tahun. Tetapi menurut penelitian, pada usia 62 tahun rata-rata orang Indonesia sudah mulai diserang berbagai jenis penyakit.  Kondisi itulah yan sedang dihadapi Indonesia yang perlu segera dicarikan solusinya.

Terkait pameran arsip, menurut Menkes, arsip baik dalam bentuk foto, rekaman video atau dalam bentuk lain tidak hanya sebagai catatan historis, tetapi juga digunakan sebagai informasi dalam pengambilan keputusan yang bersifat tehnis dan strategis didalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel serta pelayanan public yang berkualitas.

“Saya berharap pameran arsip ini dapat juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan pelayanan kesehatan yang ada di rumah sakit vertical kemenkes,” tandas Menkes.

Pameran arsip kesehatan yang digelar dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-74  itu sendiri akan berlangsung 13-15 Agustus 2019.