JAKARTA, MENARA62.COM — Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Profesor Rhenald Kasali mengakui, peran Muhammadiyah sangat besar dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Sumbangan yang dilakukan Muhammadiyah, besar sekali dalam pembangunan SDM di Indonesia,” puji Rhenald Kasali kepada Menara62.com usai jadi pembicara pada diskusi SDM Unggul, Indonesia Maju di kantor Bappenas, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Diskusi bertema “SDM Unggul, Indonesia Maju” ini, digelar Forum Merdeka Barat 9 (FMB9). Juga menghadirkan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Menurut Rhenald Kasali, sumbangan Muhammadiyah tersebut antara lain membangun lembaga pendidikan, seperti mendirikan sekolah-sekolah sampai ke daerah terpencil. Dengan semua tingkatan.

“Bukan hanya di perkotaan, tapi Muhammadiyah juga membangun sekolah di daerah pinggiran. Itu luar biasa,” katanya.

Tanpa bermaksud mengecilkan peran lembaga keagamaan lainnya, Rheinald mengatakan Muhammadyah telah memberikan kontribusi besar sebagai lembaga keagamaan yang peduli soal pendidikan.

Fondasi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, katanya, perlu dimulai dari dasar agar Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat.

“Kalau kita bicara usia emas pentingnya kita membangun manusia, harus dari dasar Taman Kanak-kanak/PAUD. Tidak hanya soal pendidikan tetapi peran orang tua di rumah,” kata Rhenald.

Rhenald  juga mendukung program wajib belajar 12 tahun, namun menurutnya perlu adanya pengendalian dari pemerintah agar SDM yang dihasilkan efektif di lapangan kerja. (*)