Sidang Daring Sesulit Apa?
Sidang Daring Sesulit Apa?

Sssst…. Tadi sore ada seorang direktur menelepon saya. Perusahaannya ingin berpartisipasi dalam program penyediaan webinar untuk memajukan pendidikan di pelosok desa yang sudah terjangkau internet.

Ada tiga kawasan yang menjadi fokusnya: Kabupaten Bogor, Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Baturaja.

“Nilainya mungkin belum banyak. Tapi saya ingin berpartisipasi. Tahun ini kita mulai. Kecil-kecil dulu. Sambil dievaluasi. Tahun depan mulai kami anggarkan. Jadi program yang lebih besar dan lebih serius. Temanya adalah menyiapkan SDM,” katanya.

Terus terang saya agak terkejut menerima teleponya sore tadi. Dari mana ia tahu aktivitas saya soal webinar? “Boss saya mendapat forward artikel soal webinar di Pesantren Darul Mursyid Yang 10 jam dari Medan itu,” katanya.

Kegigihan Pondok Pesantren Darul Mursyid untuk mengatasi keterbatasan melalui Teknologi itu, lanjutnya, menggugah hati bossnya. Cek per cek, si Boss ternyata jebolan Pondok Pesantren.

“Apakah program kali ini juga akan diberikan kepada Pondok Pesantren?” tanya saya.

“Itu bisa kita bicarakan, yang penting, kami boleh berpartipasi dulu. Tapi nilainya masih kecil,” katanya.

Dua minggu lagi, kami sepakat bertemu dengannya. “Bapak akan kami pertemukan dengan direktur yang menangani CSR,” lanjutnya.

Alhamdulillah. Kalau sudah rezeki. Tidak pernah salah alamat.