Mahasiswa UAD Kunjungi Tiga Negara Asia Tenggara
Mahasiswa UAD Kunjungi Tiga Negara Asia Tenggara

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Mahasiswa UAD Kunjungi Tiga Negara Asia Tenggara. Kegiatan itu dilakukan bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan RI. Perayaan HUT ke-74 RI di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengangkat tema SDM Unggul Indonesia Maju.

Dalam kerangka itu pula, beberapa dosen dan mahasiswa Program S2 Manajemen Pendidikan UAD mengadakan kegiatan akademik ke tiga negara Asia Tenggara di Malaysia, Thailand dan Singapura.

Kegiatan yang bertajuk Student Mobility ini, diselenggarakan pada 14-19 Agustus 2019. Kegiatan ini diantaranya diisi dengan : Workshop KUIM; ICSEH di UPSI Perak; kuliah umum di Hatyai University of Thailand; serta mengunjungi beberapa destinasi wisata di negara tersebut.

Kegiatan akademik pertama diawali dengan workshop betajuk High Impact Publication di Malaka (15/8/2019). Dalam workshop ini, dipaparkan tentang bagaimana cara membuat ublikasi yang menarik sehingga bisa berdampak pada pembaca dan pemirsa media.

Bagi negara maju, publikasi menjadi bagian penting dari proses pendidikan. Pembelajaran yang terjadi, tidak hanya berada dalam kelas tapi juga bisa di media (luar kelas) dan dengan menyara publik yang lebih luas. Langkah ini penting dilakukan ketika kita hendak menyampaikan sesuatu yang baik untuk mendapat kepercayaan publik.

Kegiatan selanjutnya adalah, International Conference on Science Education and Humanities (ICSEH ’19). Kegiatan diawali dengan keynote speaker yang disampaikan oleh Assoc Prof Dr Muh. Ahmad Diponegoro, Assoc Prof Dr Widodo, Dr Muh Sayuti dan Assoc Prof Dr Muh Nor Azhari Azam. Kegiatan ini diikuti 120 orang yang dibagi ke dalam 11 kelompok. Masing-masing diminta untuk memaparkan tentang Jurnal Internasional dari negaranya masing-masing.

Selanjutnya, seluruh peserta diwajibkan untuk mengikuti kuliah umum di Hatyai University Thailand. Salah satu materi penting yang dapat dipelajari di sini adalah tentang management tools yang disampaikan oleh para pakar manajemen dari Didyasarin Internationsl College, Hatyai University Thailand.

Jalur Darat

Kunjungan dari satu tempat ke tempat lain yang berbeda negara (Singapura, Malaysia dan Thailand) tentu melelahkan, apalagi perjalanan itu ditempuh melalui jalur darat dengan mengendarai bus. Namun demikian, sepanjang perjalanan ini banyak hal menarik. Apalagi, perjalanan ini diselingi dengan kunjungan akademik yang diisi dengan program yang menarik.

Salah satu hal yang menarik adalah penerapan teknologi ke dalam sistem pengajaran di sana. Sebagai contoh, aplikasi yang dapat digunakan untuk mengevaluasi hasil workshop. Aplikasi ini mirip dengan games online.

 

Dengan demikian, sebuah proses evaluasi tidak harus berlangsung formil, kaku dan menegangkan. Proses evaluasi itu bisa  dilakukan dengan sangat menyenangkan, bahkan menghibur. Evaluasi juga dapat dilakukan oleh mahasiswa terhadap proses pembelajaran maupun  gurunya. Sistem evaluasi semacam ini, diharapkan dapat diterapkan di lembaga pendidikan tinggi di Indonesia seperti UAD.

Hal lain yang membuat studi ini terasa sangat menyenangkan terutama karena lokasi wisata yang dikunjungi peserta, merupakan destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan. Diantaranya seperti: kawasan Orchad Road Singapura, Universal Studio, Malaka, China Town, Sleeping Budha, dan sebagainya.

“Perjalanan ini menjadi sangat menyenangkan, dan menambah wawasan dan tentu saja edukatif,” ujar Sa’idah, koordinator rombongan.

Dr Widodo, salah satu dosen pendamping mengungkapkan, tujuan utama dari studi ini untuk meningkatkan mutu ahasiswa Program Pasca Sarjana  Manajemen Pendidikan UAD.

Penulis: Ailis