Lazismu dan Kagama Sinergi Bagikan Air Bersih
Penyaluran air bersih bantuan dari Kagama Solo Raya dan Lazismu Solo, Kamis (29/8/2019).

SURAKARTA, MENARA62.COM — Lazismu dan Kagama Sinergi Bagikan Air Bersih. Langkah ini sebagai upaya untuk mengurangi dampak kekeringan yang panjang dan semakin meluas di sejumlah daerah. Kekeringan panjang ini menyebabkan beberapa sumur dan sumber air warga di sebagian wilayah di Kecamatan Karangdowo, Surakarta, Jawa Tengah, menjadi kering.

Akibat lanjutannya, warga terpaksa membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga juga sangat bergantung pada bantuan air dari pemerintah.

Inilah yang mendorong keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) Soloraya menggelar bakti sosial droping air bersih. Mereka menggandeng Lazismu, untuk mencek langsung lokasi yang kekeringan dan bekerja sama dalam mentasarufkan dana kemanusiaan untuk bencana kekeringan.

Ada tiga desa di wilayah Kecamatan Karangdowo yang dipilih, yaitu Demangan, Ringinputih, dan Tumpukan. Untuk melaksanakan droping air bersih tersebut, pada Kamis (29/8/2019).

Reynal Falah, manager Lazismu Solo menjelaskan, kegiatan ekspedisi kemanusiaan di Klaten berfokus pada bantuan air bersih.

“Selain Wonogiri, sebagian wilayah di Klaten juga mengalami kekeringan. Sumber-sumber air yang kering menyebabkan warga harus pergi membeli air,” ujar Reynal yang menambahkan, mereka menyalurkan 25 tangki air bersih dari BPBD Klaten yang dibagikan kepada warga di tiga lokasi di Wilayah Karangdowo.

“Untuk teknis pengawasan dan pembagian, kami serahkan pada teman-teman dari Relawan Kokam Karangdowo. Insya Allah aman dan tersalurkan dengan baik,” ujarnya.

Penyaluran air bersih bantuan dari Kagama Solo Raya dan Lazismu Solo, Kamis (29/8/2019).
Penyaluran air bersih bantuan dari Kagama Solo Raya dan Lazismu Solo, Kamis (29/8/2019).

Mewakili pihak Kagama Soloraya, Al Amin mengatakan, kegiatan ini sebagai sarana menebar manfaat kepada mereka yang sedang kesusahan.

Dang Surya, Kasi Pelayanan Masyarakat Desa Tumpukan mengatakan, ada 5 RW di wilayahnya yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Sejak kemarau melanda wilayahnya, warga harus membeli air bersih.

“Untuk mandi dan mencuci saja harus membeli air. Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk warga kami,” ujarnya.