haji
Ratusan PPIH mulai meninggalkan Makkah. (ist)

JEDDAH MENARA62.COM – Seiring berakhirnya operasionalisasi pelayanan haji daerah kerja (Dakker) Makkah, secara bertahap Petugas Haji Indonesia (PPIH) juga meninggalkan Makkah. Sebanyak 314 PPIH Dakker Makkah yang telah bertugas selama 62 hari, meninggalkan Saudi pada Ahad sore dan tiba di tanah air Senin (9/9/2019).

“Selamat kembali ke tanah air dan bertemu dengan keluarga tercinta,” pesan Kepala Daerah Kerja Makkah Subhan Cholid, yang turut mengantar kepulangan para pelayan Dhuyufurrahman ini, di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, dikutip dari media center haji, Senin (9/9/2019).

Kepulangan para petugas ini dilakukan seiring dengan telah berakhirnya masa operasional haji Daker Makkah, pada Jumat, 6 September 2019 lalu. “Ya, dengan berakhirnya masa operasional Daker Makkah, maka secara bertahap para petugas pun kembali ke tempat asalnya,” ujar Subhan Cholid. 

Menurut Subhan, jumlah petugas Daerah Kerja Makkah berjumlah 1.280 orang.Ini terdiri dari 468 petugas PPIH Arab Saudi, 312 tenaga pendukung, 200 petugas bus shalawat, 163 tenaga kesehatan, serta 137 tenaga pendukung kesehatan.

Petugas Daker Makkah rata-rata memiliki durasi penugasan selama 62 hari. Ini lebih cepat dibandingkan petugas pada Daker Madinah dan Bandara yang memiliki durasi waktu penugasan selama 76 hari. 

“Petugas PPIH yang diberangkatkan dari Indonesia pulang pada tanggal 8 dan 9 September. Tenaga pendukung, petugas bus shalawat, dan lain-lain yang terdiri dari mukimin dan mahasiswa juga pun secara bertahap kembali ke rumah dan kampusnya masing-masing,” tutupnya.