Presiden BJ Habibie Wafat
Presiden BJ Habibie Wafat

JAKARTA, MENARA62.COM – Innalillahi wa’ina ilaihi roji’un BJ Habibie (83), presiden ketiga Indonesia wafat di RSPAD Gatot Subrobto pukul 18.05, Rabu (11/9/2019).

Rusli Habibie, Gubernur Gorontalo dalam wawancara dengan sebuah televisi nasional di RSPAD mengungkapkan duka citanya. Ia pun mendapat pesan dari BJ Habibie.

“Sebagai keluarga, sangat kehilangan dan mendapat pesan untuk tetap menjaga nama baik Habibie,” ujar Rusli, yang merupakan keponakan BJ Habibi, dan baru hari ini bisa menjenguk Presiden BJ Habibie.

Tidak lama kemudian, Presiden Joko Widodo pun mengungkapkan duka citanya. “Seluruh rakyat dan pemerintah Indonesia, menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah Presiden BJ Habibie. Habibie dikenal sebagai ilmuwan di dunia, bapak teknologi Indonesia,” ujarnya.

Menurut Joko Widodo, jenazah BJ Habibie, akan dibawa dari RS Gatot Subroto ke rumah duka di kawasan Kuningan.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran, dan bisa melanjutkan apa yang dicita-citakan oleh Prof BJ Habibie,” ujar Joko Widodo.

Saat ditanya wartawan, Presiden Joko Widodo mengaku, saat tiba di RSPAD, lima menit sebelumnya BJ Habibie sudah tidak ada. Ia mengungkapkan, seminggu sebelumnya, ketika menjenguk BJ Habibie, almarhum ketika itu juga sudah tidak bisa berkomunikasi.

BJ Habibie

Prof Dr Ing H Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng merupakan Presiden Republik Indonesia yang ketiga. Sebelumnya, BJ Habibie menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-7, menggantikan Try Sutrisno. BJ Habibie menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998.
Anak: Ilham Akbar Habibie, Thareq Kemal Habibie Trending
Lahir: 25 Juni 1936 (usia 83 tahun), Parepare
Jabatan dalam kabinet yang pernah dipegang: Menteri Negara Riset dan Teknologi/Ketua BPPT/Kepala BPIS.
Kementerian yang pernah dikelola: Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia
Menjabat dalam kabinet: Kabinet Pembangunan V
Era kabinet: Orde Baru