Dua Hercules Disiapkan Untuk Angkut Mahasiswa Papua
Danrem 172/PWY Kolonel Inf J Binsar P Sianipar (ANTARA News Papua / Alfian Rumagit)

JAYAPURA, MENARA62.COM — Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kolonel Inf J Binsar P Sianipar mengatakan, Mabes TNI menyiapkan dua pesawat Hercules untuk membantu mengangkut atau memfasilitasi mahasiswa Papua yang akan kembali ke tempat kuliahnya di sejumlah daerah di Indonesia.

“Sebanyak dua pesawat Hercules yang disiapkan oleh Mabes TNI untuk memfasilitasi mahasiswa Papua untuk kembali ke daerah kuliahnya masing-masing,” katanya di Kota Jayapura, Papua, Rabu (11/9/2019), seperti dilansir situs Antaranews.com.

Menurut dia, kedua pesawat tersebut sedang stand by di Bandar Udara Frans Kaisepo, Kabupaten Biak Numfor, menunggu kesiapan para mahasiswa untuk kembali ke daerah tempat kuliahnya.

“Sementara, kita siapkan dua unit Hercules yang kiniĀ stand by di Biak Numfor dan kapan saja bisa dioperasionalkan tergantung kesiapan mahasiswa. Misalnya mau menuju ke wilayah Makasar, Manado dan sebagainya,” katanya.

Jika kedua pesawat itu kurang, kata dia, maka sesuai dengan arahan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, akan segera disampaikan ke Mabes TNI untuk menambah pesawat.

“Dengan harapan bisa membantu adik-adik mahasiswa menuju ke daerah kuliahnya. Karena yang saya dengar, pada Oktober ini biasanya sudah memasuki ujian semester, kan sayang jika hal ini ditinggalkan,” katanya.

BACA JUGA: Mahasiswa Papua Diprovokasi

Mendata

Berkaitan dengan itu, kata dia, Korem 172/PWY tengah melakukan pendataan jumlah pasti mahasiswa Papua yang sudah terlanjur pulang ke Jayapura.

“Soal jadwal pengembalian tergantung kesiapan dari mahasiswa, apabila besok mahasiswa sudah siap dan sudah kita data, kita akan lakukan upaya pemulangan ke tempat kuliah pada kesempatan pertama,” katanya.

Menurutnya, TNI sudah siap dan sedang berkomunaksi dengan seluruh asrama mahasiswa yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura. “Semoga ada upaya bantuan dari pemerintah kabupaten/kota untuk mediasi dan berikan pemahaman bahwa kuliah itu penting untuk masa depan,” katanya.

Ia menilai, semakin lama mahasiswa itu tinggal di sini, maka kurang baik, sebab bisa dipastikan akan tertinggal materi kuliah dan ujian semester.

“Satu unit Hercules itu mampu angkut sekitar 80 hingga 90 orang, sudah termasuk perlengkapan mereka. Maka ini, yang sedang kami upayakan yakni mendata agar bisa diketahui berapa kali penerbangan,” katanya.