indoHCF award
Ketua Umum IndoHCF Dr dr Supriyantoro, Sp MARS (kedua dari kiri) bersama tim juri IndoHCF Innovation Award III-2019. (ist)

JAKARTA, MENARA62.COM – Setelah melalui proses penjurian yang cukup ketat, akhirnya terpilih lima terbaik inovasi pada masing-masing kategori yang akan melaju babak final untuk memperebutkan IndoHCF Innovation Awards III-2019. Ajang penghargaan bagi para innovator dibidang kesehatan tersebut dipelopori Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF), sebuah program CSR dari PT IDS Medical Systems Indonesia.

Dari lima nominator tersebut nantinya akan dipilih tiga pemenang untuk mendapatkan penghargaan yang akan diserahkan pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2019.

Ketua Umum IndoHCF, Dr. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS dalam siaran persnya mengemukakan tahun ini IndoHCF Innovation Awards III diikuti 193 inovasi. Dari ratusan inovasi yang didaftarkan tersebut kemudian juri menilai untuk kemudian ditetapkan 10 inovasi terbaik pada masing-masing kategori.

“Cukup banyak inovasi yang diikutsertakan pada lomba ini dan semuanya bagus-bagus,” kata dr Supriyantoro, Rabu (18/9/2019).

Terdapat empat kategori inovasi yang diperlombakan pada ajang IndoHCF Innovation Awards III-2019 ini yakni Inovasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Inovasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Inovasi  Alat Kesehatan, dan Inovasi ICT (Information And Communication Technology) Kesehatan. Khusus pada kategori Inovasi Program GERMAS terdapat dua sub kategori yaitu Program UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) dan Video Promosi Kesehatan

Menurutnya, adanya kompetisi ini memunculkan inisiatif luar biasa bagi institusi di bidang kesehatan baik pemerintah maupun swasta untuk menghasilkan inovasi baru. Mereka, kata dia, berlomba menghadirkan solusi yang inovatif dan aplikatif guna meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Kami terus mendorong para inovator ini tidak hanya bekerja sampai menemukan inovasi, tapi bagaimana mempertahankan inovasi tersebut agar terus berlanjut,” lanjut dr Supriyantoro.

Adapun lima terbaik finalis IndoHCF Innovation Awards III-2019 masing-masing kategori antara lain Kategori Inovasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) yaitu Bandung Emergency Service Quality Innovation (BESQUIT) Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat; LASKAR Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur; POS PSC 119 SIMPATIK (Sistem Pelayanan Cepat Emergency Medik) Kabupaten Bangka, Provinsi Kep. Bangka Belitung; PSC 119 Kota Cirebon “SREGEP” Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat dan SIGAP PSC 119 BANTUL Kabupaten Bantul, Provinsi D.I Yogjakarta.

BACA JUGA:

Sedangkan untuk kategori Inovasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), pada sub kategori Program UMKM antara lain Gebrakan Pagi Berseri asal Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur ; Kader Kesehatan 211 (2 orang 1 program untuk 1 RT/Dusun) asal Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu ; Kampung CERDIK (Masyarakat Mandiri hidup Sehat) asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan ; Kelas Remaja dari Kabupaten Pangkajene, Provinsi Sulawesi Selatan ; dan Penyebaran Pesan Informasi Kesehatan Pangan Aman Dan Depot Air Minum (PEPES IKAN PATIN) asal Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.

Dan pada sub Kategori Inovasi Video Promosi yaitu Gerakan Seni Penyuluhan dari Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan ; IVA CSW (Club Sayang Wanita) dari Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur ; RSCM Mengajak Masyarakat Untuk Mendukung GERMAS dari Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta ; Senam Peregangan “Hand Hygiene” di Tempat Kerja dari Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur ; dan Tips Santap Sehat Menu Lebaran dari Kabupaten Sleman, Provinsi DI Yogyakarta. 

Adapun nominasi pada Kategori Inovasi Alat Kesehatan yaitu Dispotube (Inovasi Tabung Kontainer Sampah Tajam Medis Ramah Lingkungan : Reduce, Reuse, & Low Cost) dari Kota Denpasar, Provinsi Bali ; Gama VAC (Vacuum Assisted Closure) dari Kabupaten Sleman, Provinsi DI Yogyakarta ; Gamma Allergen dan Gamma Chamber: sebagai solusi penyediaan alat diagnostik uji tempel di Indonesia dari Koya Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta ; Meja Pain Intervensi dari Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta ; dan Penggunaan Fiksasi Pelvis Modifikasi C-Clamp Sistem UI-CM dalam Meningkatkan Clinical Service di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo dari Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.

Sementara nominasi kategori Inovasi ICT Kesehatan yaitu ALL IN ONE! SIPALIN CERIA KOESMA PLUS meningkatkan Kepuasan Masyarakat dari Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur ; APLIKASI HALLODHA & GO-ARV dari Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta ; e-Simpati (elektronik – Solusi Masalah Pelayan ABK Terintegrasi) dari Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta ; Pemanfaatan Aplikasi “Sayang Bunda” dalam Upaya Penurunan Kematian Ibu dari Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah ; dan Sistim Informasi Manajemen Remunerasi Terintegrasi dari Kota Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta.

indohcf
Gelaran IndoHCF 2019 yang mempertemukan para inovator dibidang kesehatan dengan investor. (ist)

Mekanisme selanjutnya, lanjut Supriyantoro, IndoHCF akan melakukan penilaian untuk menentukan para pemenang. Untuk Kategori Inovasi ICT Kesehatan dan Inovasi Alat Kesehatan akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti expo dan memamerkan karya inovasinya kepada publik serta mengikuti penjurian final. Kategori Inovasi GERMAS sub-kategori Video Promosi Kesehatan akan dilakukan penjurian final untuk menentukan Terbaik I-III. Sedangkan untuk kategori Inovasi SPGDT dan Inovasi GERMAS sub-kategori Program UKM akan dilakukan kunjungan oleh para juri, untuk menverikasi atau melihat secara langsung inovasi dari para 5 peserta finalis.

Tidak hanya itu, IndoHCF Award bekerjasama dengan HaloDoc memberi kesempatan kepada finalis khusus Kategori ICT Bidang Kesehatan untuk mempresentasikan karya inovasinya langsung kepada calon penanam modal.

“Pengumuman pemenang I – III sendiri akan dilaksanakan 9 November mendatang di ICE BSD Tangerang, bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional,” imbuhnya.

Supriyantoro mengatakan pihaknya berharap di tahun-tahun mendatang, antusiasme peserta untuk bersaing dalam ajang IndoHCF Innovation Awards dapat terus semakin meningkat. Event ini, tambah dia, merupakan apresiasi yang diberikan kepada instansi dan individu atau kelompok perorangan yang telah berhasil menjalankan program-program peningkatan pelayanan kesehatan di Indonesia.