Mahasiswa Baru UM Bandung Ikuti
Mahasiswa Baru UM Bandung Ikuti "Pesonamu", Sabtu (21/9/2019)

BANDUNG, MENARA62.COM — Selama tiga hari terakhir, mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Bandung mengikuti program Pesonamu, Sabtu (21/9/2019). Pesonamu, merupakan kependekan dari pekan sosialisasi dan orientasi mahasiswa baru UM Bandung.

Kegiatan ini diantaranya menghadirkan Wakil Ketua DPR RI Dr H Fadli Zon, sebagai salah satu nara sumber yang berbicara di depan mahasiswa baru UM Bandung.

Mahasiswa Baru UM Bandung Ikuti "Pesona"
Rektor UM Bandung, Prof Dr H Suyatno MPd memberikan cenderamata ke Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. (Foto: Natsir)

Ia mengaku bangga berada di tengah generasi muda. Menurutnya, tokoh-tokoh bangsa yang hebat, memulai karyanya dari usia muda. Dan di Kota Bandung, ia mengungkapkan, dikenal banyak melahirkan Para Tokoh Bangsa.

“Bandung juga menjadi salah satu saksi peristiwa yang paling monumental yakni dihelatnya KAA yang sangat dikenang oleh seluruh Bangsa Asia dan Afrika,” ujarnya.

Tokoh

Fadli Zon menyebutkan sejumlah tokoh yang bersentuhan dengan kota Bandung. “R. Dewi Sartika, yang merupakan tokoh wanita perintis pendidikan di Bandung, Prof Dr Koesoemah Atmadja SH, Ir R Djoeanda atau Ir Haji Juanda, Mohammad Toha, Oto Iskandar Dinata, Laksamana Lau RE E Martadinata, KH Abdul Halim dan di BJ habibie (Presiden ke 3 RI) yang menyelesaikan SMAnya di Kota Bandung. Mereka adalah para teknokrat hebat dari Kota Bandung,” ujarnya.

Fadli mengawali kuliah umum dengan mengenalkan dua istilah yakni teknokrat dan teknopreneur. Teknokrasi, merpakan bentuk pemerintahan ketika pakar teknis menguasai pengambilan keputusan dalam bidangnya masing-masing. Insinyur, profesional, ilmuwan, kesehatan  dan orang-orang yang mempunyai pengetahuan, keahlian atau kemampuan akan membentuk badan pemerintahan.

Aktor dari teknokrasi ini, menurutnya, dikenal dengan sebutan teknokrat atau pejabat publik. Salah satu contoh teknokrat terbaik Indonesia adalah Almarhum Prof Dr Ing H Bachrudin Jusuf Habibie, Presiden RI Ke-3. Ia merupakan orang Asia pertama yang menorehkan prestasi di kiblat penerbangan sipil dunia, di Montreal, Kanada. Selain itu, kehebatan Habibie juga diakui oleh organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICO).

“Almarhum Bj Habibie adalah teknokrat terbaik Indonesia yang mampu mengkoneksikan masa lalu, masa kini dan masa depan. Torehan BJ Habibie telah menstimulasi kita semua untuk berfikir jauh kedepan,” ujarnya.

Mahasiswa Baru UM Bandung Ikuti "Pesonamu"
Mahasiswa Baru UM Bandung Ikuti “Pesonamu”, Sabtu (21/9/2019).

Menurut Fadli, kiprah BJ Habibie dalam memimpin dunia dirgantara, dengan mencetak sejumlah insinyur penerbangan di IPTN / PT DI. Rancangan pesawat N250 adalah pesawat pertama buatan Indonesia dan dapat terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’, istilah untuk pesawat yang oleng.

“Pesawat jenis turbotrop didunia yang menggunakan ‘Fly By Wire’ dengan jam terbang 900, BJ Habibie menunjukan karya besarnya terhadap Indonesia sehingga layak dikatakan sebegai teknokrat unggul, sangat berbeda dengan teknokrat saat ini yang lebih tidak menguntungkan bangsa dan lebih sering tunduk dengan Asing,” ujar Fadli.