PURWAKARTA, MENARA62.COM  — Setyo Sardjono, Direktur Utama PT Nasional Hijau Lestari (NHL) mengakui, kemajuan dunia industri berdampak pada meningkatnya produksi limbah. Karenanya, harus dibarengi pula dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan limbah.

“Pemanfaatan limbah tersebut adalah melalui proses atau pengelolaan yang benar, sehingga limbah bukan hadir sebagai masalah, tetapi memiliki manfaat lebih bagi masyarakat,”  kata Setyo Sardjono, pimpinan dari perusahaan BUMN ini.

Pemahaman mengenai limbah tersebut, disampaikan Setyo Sardjono kepada peserta seminar nasional, dalam salah satu rangkaian acara rapat Pleno PBNU 2019 di Ponpes Al Muhajirin 2 Purwakarta, Jawa Barat, Jumat, 20 September 2019.

Hadir sebagai pemateri dalam seminar tersebut di antaranya wakil dari LPBI NU, HPN dan mantan Menteri Pendidikan RI yang sekarang menjabat Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Prof. Muhammad Nuh.

Dalam kesempatan tersebut, Dirut NHL selain menyampaikan keberadaan NHL sebagai garda depan pengolahan limbah industri, juga menyampaikan pemahaman tentang pentingnya sebuah manajemen pengelolaan limbah.

Menurutnya, pengelolaan limbah industri, baik limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) dan Non B3, harus dikelola dengan tepat dan manfaat bagi masyarakat.

Setyo Sardjono mengungkapkan, NHL yang dipimpinnya memiliki konsen pada 7 lingkup layanan. Masing-masing Pengangkutan Limbah, Pengumpulan dan penyimpanan limbah sementara. Juga pengelolaan limbah dengan menggunakan teknologi terapan, Pengolahan limbah cair, Pengolahan limbah padat, Penimbusan limbah, dan Konsultasi dan penyediaan fasilitas pengelolaan.

MoU LIMBAH -- Penandatanganan MoU antara NHL dan NUHL (foto Ist/nur)
MoU LIMBAH — Penandatanganan MoU antara NHL dan NUHL (foto Ist/nur)

Sebagai informasi, industri yang menjadi konsen NHL sebagai penghasil limbah dia industri minyak dan gas, pertambangan, energi, rumah sakit dan lain-lain.

Hadir pula dalam seminar tersebut, salah satu perusahaan yang akan berkerjasama dalam bidang limbah industri, yaitu direktur utama PT Nusantara Utama Hijau Lestari (NUHL) Ir. Didi Apriadi, M.Ak.

Dalam kesempatan tersebut menandatangani nota kesepahaman (MoU) antara NHL dan NUHL dalam kerjasama limbah B3 dan Non B3 (Nurterbit)