umb
Rama, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung juara pertama Enduro 2019. (ist)

BATAM, MENARA62.COM – Rama Teguh Adipratama, mahasiswa program studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) kembali meraih prestasi gemilang pada ajang kejuaraan Bhayangkara Enduro 2019 yang digelar di Bukit Mangsang Kota Batam, 20-21 September 2019. Pada kejuaran yang digelar Polda Kepri bekerja sama dengan Gravity Enduro Indonesia tersebut, Rama berhasil meraih juara pertama untuk kategori Man Open (open age).

Ajang tersebut diikuti 193 peserta dengan rincian 158 atlet dari Indonesia dan 35 atlet lainnya berasal dari Negara Singapura, Malaysia, Inggris, Argentina, Filipina, Iran, Prancis, Brasil, Taiwan dan Australia.

Bhayangkara Enduro 2019 adalah lomba ketangkasan bagi pecinta sepeda gunung yang dilaksanakan atas kerjasama antara Polda Kepri dan Gravity Enduro Indonesia. Ada 9 kategori lomba yakni Adventure Ride (open age), Master A (age 30 up), Master B (age 38 up), Master C (age 48 up), Men Open, Men Pro, Men U-21, Veteran dan Women Open Age.

Dihubungi menara62.com, Rama mengakui lawan yang dihadapi pada kejuaraan Bhayangkara Enduro 2019 kali ini jauh lebih berat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Saya meningkatkan porsi latihan karena yang dihadapi memang sudah professional,” kata Rama, Ahad (29/9/2019).

Mahasiswa kelahiran 11 November 1999 tersebut mengaku hobinya hiking, biking, riding dan camping sangat membantu membentuk kekuatan fisiknya. Ia juga menjadi lebih mudah beradaptasi dengan alam yang dihadapi.

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. H. Yan Fitri Halimansyah, S.IK, M.H membacakan sambutan Kapolda Kepri menyampaikan Bhayangkara Enduro 2019 adalah lomba ketangkasan bagi pecinta sepeda gunung yang dilaksanakan atas kerjasama antara Polda Kepri dan Gravity Enduro Indonesia.

Diharapkan dengan kegiatan ini dapat terjalin hubungan silaturahmi yang erat antara Polda Kepri dengan mitra Polri yang ada di Kepulauan Riau khususnya kepada para komunitas sepeda gunung yang ada di Batam. Kegiatan tersebut sekaligus mengkampanyekan bahwa sepeda merupakan kegiatan yang ramah lingkungan dan terjangkau bagi semua kalangan dengan menitikberatkan kepada prestasi persahabatan serta menjunjung tinggi sportivitas.

Ia berharap kedepan acara ini dapat berlangsung secara rutin dan kejuaraan tidak hanya merupakan penyaluran hobby saja tetapi juga terkait dengan perkembangan kebudayaan dan pariwisata di Kota Batam serta dapat memunculkan bibit bibit unggul atlet sepeda gunung yang dapat berkompetisi mengharumkan nama bangsa dan negara.