Noordjannah Djohantini

SLEMAN, MENARA62.COM – Pimpinan Pusat Aisyiyah gelar Peneguhan Ideologi ‘Aisyiyah-Muhammadiyah bagi kepala Sekolah TK Aisyiyah Bustanul Atfal (ABA) se-DIY pada Jum’at (4/10) di Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta. Acara ini dihadiri 1000 peserta, baik kepala sekolah maupun guru TK ABA se DIY.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini dalam sambutannya mengatakan, kepala sekolah TK ABA memiliki posisi yang sangat strategis dan memiliki tanggung jawab luar biasa untuk menyelamatkan generasi yang akan datang yang tumbuh dari sekolah-sekolah TK ABA.

Noordjannah berpesan agar kepala sekolah dan guru TKA ABA dapat hadir dengan hati yang lapang, niat yang tulus untuk sama-sama membangun menguatkan bangunan organisasi Aisyiyah.

Untuk itu, diperlukan penyegaran dan meneguhkan tentang posisi guru TK ABA dalam konteks memahami ideologi ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah.
Selain itu, Noordjannah menceritakan, TK ABA sudah berdiri sejak tahun 1919. Hadirnya TKA ABA karena ‘Aisyiyah-Muhammadiyah berdedikasi mensejahterakan masyarakat.

“Perjuangan Muhammadiyah dalam kemerdekaan agar masyarakat tidak terjajah oleh kebodohan, supaya pribumi merdeka,” terang Noordjannah.

Dalam konteks ideologisasi di tingkat Taman Kanak-Kanak, maka Muhammadiyah sudah punya pandangan keislaman yaitu islam yang berkemajuan.

“Islam dimana akan memberikan tuntunan, menjadi penuntun bagi kehidupan kita dalam konteks kehidupan dimana perubahan terjadi begitu cepat akan menuntun kehidupan kita dalam nilai-nilai yang diajarkan,” imbuh Noordjannah.

Pandangan Islam berkemajuan ini juga harus dipahami bersama yang dapat dituangakan dalam pendidikan anak-anak.

Peserta peneguhan Ideologi ‘Aisyiyah-Muhammadiyah bagi kepala Sekolah TK ABA

Terkahir, Noordjannah berharap agar TK ABA dapat menjadi pilar kuat mendidik generasi bangsa.

“Jadikanlah amal usaha TK ini menjadi kekuatan dakwah kita. Mohon ibu-ibu kepala sekolah jadikan TK kita ini lahan ibadah kita semua, insha Allah ibu-ibu akan menuai ganjaran yang sangat besar, karena anak-anak kita perlu mendapatkan tempat yang sebaik-baiknya,” tutur Noordjannah.