Prof Dadang Kahmad: Warga Muhammadiyah Jadilah Warga Dunia
Ketua PP Muhammadiyah Prof Dr Dadang Kahmad saat memberikan sambutan Muscab Muhammadiyah Malaysia. ANTARA/Aunilah Ahmad

Bumi ini milik Allah, terlepas dari batasan negara yang sifatnya artifisial

— Prof Dadang Kahmad

KUALA LUMPUR, MENARA62.COM — Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dadang Kahmad mengajak warga Muhammadiyah untuk menjadi warga global. Ini, merupakan sebagian pesan yang disampaikan Prof Dadang saat membuka Musyawarah Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah dan Aisyiyah (PCIM-PCIA) di Kuala Lumpur, Malaysia, Ahad (13/10/2019).

“Bumi ini milik Allah, terlepas dari batasan negara yang sifatnya artifisial,” ujar Prof Dadang, seperti dilansir situs Antaranews.com.

Pergerakan Muhammadiyah dan warganya, menurut Prof Dadang, harus meluas, mencakup masyarakat dunia. Itu sebabnya, setiap aktivis Muhammadiyah seharusnya menjadi global citizen.

“Paradigma global citizen ini menjadi penting, dalam rangka upaya internasionalisasi Muhammadiyah memasuki usianya di abad kedua ini,” katanya.

Dosen UIN Gunung Jati ini menegaskan, paradigma inilah yang harus dimainkan oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah. Langkah untuk mempersiapkan warga Muhammadiyah menjadi warga global, merupakan langkah yang amat penting.

Prof Dadang berharap, PCIM Malaysia menjadi bangunan yang terorganisir, sehingga dapat memperkuat barisan keummatan dan ke-Indonesiaan. Ia juga mengingatkan tentang ciri pergerakan Muhammadiyah.

Menurutnya ada tiga ciri yang melandasi persyarikatan: ikhlas, ihsan dan ingin bermanfaat untuk orang banyak.

“Dengan landasan ini, dan tentunya dengan izin Allah, Muhammadiyah menjadi besar dan eksis sampai sekarang. Juga, fokus Muhammadiyah lebih ke pembinaan dan pencerdasan ummat, tidak masuk ke domain politik,” katanya.

Prof Dadang Kahmad
Prof Dadang Kahmad, saat memberi sambutan pada pembukaan Muscab Istimewa Kuala Lumpur, Ahad (13/10/2019).

Di akhir sambutannya, Dadang berharap PCIM Malaysia turut mendukung program inovasi media digital Muhammadiyah, serta ikut mensukseskan Muktamar 2020 dengan tema memajukan indonesia mencerahkan semesta.

Peserta

Muscab ini, diikuti 150 anggota PCIM-PCIA Malaysia. Kegiatan ini, merupakan Muscab III, yang diisi juga dengan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode 2015-2019.

Saat ini, dibawah naungan PCIM-PCIA terdapat tujuh Ranting Istimewa Muhammadiyah dan lima Ranting Istimewa Aisyiyah.

Selain itu ada organisasi otonom Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan juga LAZISMU Malaysia.