Peserta Musyawarah Cabang Muhammadiyah Malaysia berfoto bersama Ketua PP Muhammadiyah Prof Dr Dadang Kahmad (tiga dari kiri). (ANTARA/Aunilah)

KUALA LUMPUR, MENARA62.COMMuhammadiyah dan Aisyiyah sudah menjadi bahtera perjuangan dakwah Islam bagi pasangan suami-istri Prof Dr Sonny Zulhuda dan Nita Nasyitah MPd. Keduanya pun kembali terpilih masing-masing sebagai Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah Malaysia Periode 2019 – 2021.

Proses pemilihan berlangsung dalam musyawarah cabang (muscab) yang berlangsung di Lecture Theater,  Fakulti Undang-undang, Universitas Islam Antar Bangsa Malaysia (UIAM) Gombak, Malaysia, Ahad (13/10/2019). Pembukaan muscab, seperti dilaporkan Antara, dihadiri Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr Dadang Kahmad.

Sonny Zulhuda, yang juga dosen UIAM, mendapat suara terbanyak dari sembilan kandidat yang dipilih oleh 71 peserta dari tujuh ranting Muhammadiyah di Kuala Lumpur.  Dalam musyawarah formatur, Sonny disepakati sebagai Ketua Umum. Sementara Sulthon Kamal, guru di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), sebagai Sekretaris Umum.

“Selamat dan terima kasih kepada bapak-bapak yang sudah memilih. Amanah ini tidak main-main. Allah mengatakan amanah diberikan kepada gunung-gunung tetapi menolak tetapi saat diberi ke manusia dia menerimanya. Manusia mempunyai potensi zalim. Ini bukan urusan di dunia saja tetapi juga di akhirat,” kata Sony.

Pakar dan tenaga ahli cyber law Pemerintah Malaysia itu mengapresiasi proses pemilihan yang berlangsung mulus. “Dengan keterbatasan saya, kok nggak kapok  memilih saya,” seloroh Sony.

Bagi dia, dalam hidup itu harus siap memimpin dan mau dipimpin. “Mudah-mudahan apa yang belum terlaksana bisa terealisasi pada periode sekarang. Bapak ibu sudah melihat saya selama empat tahun ini. Saya siap mendengar dan sedikit berbicara. Saya hanya berserah diri pada Allah,” katanya.

Sementara itu, sang istri Nita Nasyitah, juga terpilih lagi sebagai ketua Cabang Aisyisyah. “Mungkin selama ini ada program yang belum terlaksana. Insyallah dengan kesempatan kedua kita merealisasikan. Kita niatkan sebagai ladang amal,” katanya.