uhamka
Wakil Rektor III UHAMKA Dr Lely Qodariah (berhijab kuning) saat menghadiri pelantikan dan pengambilam sumpah apoteker baru lulusan FFS UHAMKA. (ist)

JAKARTA, MENARA62.COM – Sebanyak 115 Apoteker lulusan Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) dilantik dan diambil sumpahnya, Sabtu (19/10/2019). Pelantikan dan pengucapan lafal sumpah apoteker angkatan 30 tersebut dilakukan oleh Ketua Komite Farmasi Nasional (KFN) Drs Purwadi, MM, ME, Apt.

Turun hadir menyaksikan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Lely Qodariah, M.Pd, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) Drs Nurul Falah Edy Pariang, Apt, Dekan FFS UHAMKA Dr. Hadi Sunaryo, M.Si., Apt dan Kaprodi PSPA FFS UHAMKA Ani Pahriyani, M.Sc., Apt.

Dalam sambutannya, Dr Lely Qodariah yang mewakili Rektor UHAMKA Prof. Gunawan Suryoputro M.Hum menyampaikan selamat kepada para apoteker yang baru diambil sumpahnya tersebut.

“Mewakili Bapak Rektor yang hari ini berhalangan hadir, saya mengucapkan selamat kepada apoteker FFS UHAMKA yang baru saja dilantik. Tak lupa kami haturkan terimakasih kepada para orangtua yang sudah mempercayakan putra-putrinya untuk menimba ilmu di UHAMKA,” kata Lely.

Sejak tahun 2017, kelulusan Apoteker di Indonesia didasarkan pada uji kompetensi yaitu UKAI (Uji Kompetensi Apoteker Indonesia) dengan ujian CBT dan OSCE yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia.

“Sampai dengan saat ini PSPA FFS UHAMKA telah mengikuti sebanyak 6 kali UKAI metode CBT dan 1 kali ujian UKAI metode OSCE,” kata Dekan FFS UHAMKA Dr Hadi Sunaryo.

Khusus untuk UKAI metode OSCE saat ini lanjut Hadi sifatnya masih ujian formatif. Artinya hasil ujian belum menentukan kelulusan calon apoteker. Tingkat kelulusan UKAI PSPA UHAMKA rata-rata di atas 95%.

Dari 115 Apoteker baru yang disumpah tersebut rinciannya sebanyak 85 orang perempuan dan 30 orang laki-laki. Rentang usia paling muda 23 tahun dan paling tua berumur 42 tahun.

Adapun peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi adalah Eel Kurnaesih dengan IPK 3,76. Ia sekaligus meraih lulusan dengan predikat Cum Laude.

Sedang untuk data nilai UKAI Metode CBT nilai tertinggi diraih oleh Linda Risnawati, dengan skor nilai 88, dengan nilai rata-rata first taker 69,44. Skor tertinggi tingkat nasional 94,5 dengan rerata nasional 68,15. Dengan demikian rata-rata nilai UKAI Lulusan PSPA UHAMKA di atas rerata Nasional.

Hadi berharap ke depan FFS UHAMKA semakin sukses dan semakin maju sejajar dengan PTF-PTF mapan di tingkat nasional bahkan di tingkat international.