Zarco Berbesar Hati
Johann Zarco dari tim LCR Honda (www.lcr.mc)

JAKARTA, MENARA62.COM — Zarco berbesar hati. Pebalap tim LCR Honda Johann Zarco dengan rendah hati tak menyalahkan Joan Mir (Suzuki Ecstar) ketika keduanya terlibat tabrakan di Grand Prix Malaysia, Sirkuit Sepang, Ahad (3/11/2019).

Situs Antaranews.com melansir, Zarco kala itu sedang bertarung untuk posisi ke-8 dengan Jack Miller dari Pramac Racing. Namun, saat berada di tikungan 14, Mir datang dari belakang dan menyenggol pebalap asal Prancis itu. Zarco terjatuh dan gagal finis ketika balapan menyisakan tiga putaran.

“Aku ingin bertarung dengan Jack dan menyalipnya karena Fabio juga mengalami kesulitan untuk menyalipnya namun dia berhasil dan lolos ke depan. Aku ingin melakukan hal yang sama jadi kami memiliki pertarungan yang bagus dengan Jack,” kata Zarco seperti dilansir laman resmi MotoGP.

Mengesankan

Zarco tampil mengesankan tim LCR Honda dibalapan keduanya bersama tim satelit Honda itu. Ia tampil untuk menggantikan Takaaki Nakagami yang menjalani operasi bahu.

“Kami kehilangan banyak waktu sementara pebalap yang berada di belakang mulai mendekati kami. Dan di tiga lap terakhir aku ingin menyalip Jack di Tikungan 14,” ujarnya.

Zarco mengatakan, dirinya berada di sisi dalam kemudian Joan Mir juga ingin menyalip. “Dia sedikit melebihi batasnya, ku kira, dia tak menyangka jika aku akan masuk ke sisi dalam dan motornya tiba di depanku sehingga aku tak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.

Sementara itu Mir harus menerima penalti menjalani long lap dan finis P10 setelah Danilo Petrucci (Ducati).

“Soal senggolan dengan Johann, ketika itu aku datang dari belakang mencoba memperbaiki posisi melalui sisi dalam. Kemudian Johann juga ingin menyalip Miller dan kami berdua bersenggolan,” kata Mir.

“Aku rasa dia tak melihat, jika aku datang dan aku tak bisa menghindari tabrakan itu. Aku rasa itu bukan salahku,” ujarnya.