kapolres payakumbuh
Kapolres Payakumbuh AKBP Doni Setiawan (sebelah kanan) menerima penghargaan sebagai juara I Polisi Teladan se-Polda Sumbar dari Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Dra Damisnur, AM, SH, MM (ist)

PADANG, MENARA62.COM – Hal-hal yang bersentuhan dengan polisi acapkali menakutkan bagi sebagian orang terutama anak-anak. Sebab polisi diidentikkan dengan profil yang galak, tegas dan tidak ramah.

Tetapi situasi tersebut tidak ditemukan di Polres Solok Kota dan Polres Payakumbuh, Sumatera Barat. Di wilayah tersebut, anak-anak malah leluasa bermain di kantor polisi. Bahkan bermain dengan polisi.

“Polres tidak lagi menjadi momok menakutkan bagi masyarakat. Justru masyarakat bahkan anak-anak semakin gemar berkunjung ke Polres, baik untuk bermain atau sekedar berkunjung biasa tanpa ada urusan,” kata Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait dalam siaran persnya, Kamis (7/11/2019).

Perubahan suasana Kantor Polres Solok Kota dan Polres Payakumbuh tersebut diakui Arist mulai nampak nyata dibawah kepemimpinan Kapolres AKBP Doni Setiawan. Peraih penghargaan juara I Polisi Teladan kategori Penggerak Revolusi Mental dan Pelopor Tertib Sosial di Ruang Publik tingkat Pamen tahun 2019 dari Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs Fakhrizal M.Hum tersebut berhasil menyulap kantor Polres Payakumbuh menjadi ruang publik yang ramah anak.

Arist mengaku sejak setahun lalu Komnas PA telah melakukan pengamatan terhadap AKBP Doni Setiawan tepatnya sejak masih menjabat sebagai Kapolres Solok Kota hingga akhirnya pindah tugas di Polres Payakumbuh. Pengamatan atau monitoring dilakukan baik datang langsung ke lapangan, melalui media social maupun media massa dan cerita masyarakat setempat.

polisi
Kapolres Payakumbuh AKBP Doni Setiawan berfoto bersama Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Dra Damisnur, AM, SH, MM dan penerima penghargaan lainnya. (ist)

Selain berhasil menyulap kantor Polres menjadi ruang publik yang ramah anak, AKBP Doni Setiawan, juga melakukan berbagai gebrakan terkait pelayanan terhadap anak. Misalnya program Polisi Sahabat Anak yang digaungkan baik melalui Bhabinkamtibmas maupun Giat Kapolres sendiri yang selalu merangkul anak.

Lalu dalam hal penanganan kasus yang melibatkan anak, AKBP Doni Setiawan, lanjut Arist, selalu sigap dan tanggap. Ia menyelesaikan kasus anak dengan mengedepankan dan mencari solusi yang terbaik untuk anak, baik anak sebagai pelaku maupun anak sebagai korban.

“Polres Solok Kota sudah lama melakukan program peduli pendidikan dengan menyediakan dua unit angkutan sekolah yang bisa dimanfaatkan anak-anak baik untuk menuju sekolah maupun mengantar pulang. Ini sebuah program yang sangat inspiratif,” kata Arist.

Atas inovasi dan dedikasinya terhadap anak tersebut, Komnas PA pun mengganjar AKBP Doni Setiawan SIK, MH dengan penghargaan sebagai Duta Polisi Peduli Anak. Penghargaan diserahkan oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Dra Damisnur, AM, SH, MM  bersamaan upacara serahterima jabatan Kabid Humas Polda Sumbar yang berlangsung di Mapolda Sumbar Kamis (7/11/2019).

AKBP Doni Setiawan, SIK, MH yang kini menjabat sebagai Kapolres Payakumbuh menyampaikan rasa terimakasihnya atas penghargaan tersebut. Ia berjanji penghargaan yang diterima akan dijadikan sebagai motivator untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat termasuk di tempat tugasnya yang baru.

“Alhamdulillah, semoga penghargaan yang saya terima ini bisa memacu saya bekerja lebih giat lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama juga kepada anak-anak,” kata AKBP Doni.

Ia mengaku idenya untuk menciptakan kantor polisi yang ramah anak dan bersahabat dengan masyarakat bermula saat dirinya menjabat sebagai Kapolres Solok Kota. Semasa mengemban amanah di wilayah Solok Kota, ia bekerja keras ikut membangun zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang dibuktikan dengan terwujudnya peningkatan kinerja, kualitas pelayanan public dan kepercayaan masyarakat.

“Itu sebabnya, penghargaan ini sekaligus juga saya persembahkan untuk seluruh personel Polres Solok Kota, yang telah mendukung saya untuk mewujudkan apa yang jadi program kerja saya waktu itu. Sekali lagi terimakasih untuk semuanya,” tutup AKBP Doni Setiawan.