PALEMBANG, MENARA62.COM — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir  mengapresiasi atas gelaran Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah (NA) yang diselenggarakan bertempat di Palembang Jumat (8/11/2019).

Bertemakan “Gerakan Keluarga Muda Tangguh untuk Kesejahteraan Bangsa” Haedar mengatakan bahwa itu tema yang sangat penting dengan perkembangan masyarakat maju, yakni ada gerakan kembali ke keluarga.

“Di tengah tergerusnya kehidupan keluarga menjadi tempat kembali yang paling tepat. Di tengah terjadi disorientasi era social distruction keluarga menjadi the giant of power (Kekuatan raksasa yang mampu menyerap perubahan social). Ketika orang tidak bisa bertahan dengan pergeseran social, keluarga menjadi tempat kembali yang paling tepat. Saat orang terlalu ambisius dengan mencari tetap berlindung ke keluarga,” kata Haedar seperti dilansir dari laman nasyiah.or.id.

Ungkapan rumahku adalah surgaku tidak hanya menjadi retorika belaka. Haedar juga mengatakan bahwa program NA ini sangat tepat untuk menghidupkan keluarga yang sakinah. NA harus membangun kembali kekuatan keluarga yang mamapu membangun pilar tegaknya masyarakat bahkan bangsa dan negara.

Selain itu, menurut Haedar perubahan sosial mengalami kenaikan dan sangat massif, karena sekarang ada media social yang tidak kenal waktu dan ruang dan mampu menembus batas. “Media ini akan menciptakan situasi baru. Teknologi yang canggih akan menimbulkan dampak negative kekejaman teknologi elektronik yang membunuh manusia secara massif,” ungkap Haedar.

Haedar mengungkapkan bahwa keluarga yang memiliki mobilitas sangat tinggi harus mampu mengelola waktu dengan baik. Sehingga keluarga sakinah yang menjadi kekuatan dinamis untuk menjalankan fungsi dakwah dan tajdid.

“Dari keluarga lahir gerakan shodaqoh amal saleh untuk kebajikan orang lain. Sehingga keluarga NA dan Muhammadiyah hadir untuk menjadi pencerah masyarakat. Memberdayakan tetangga kanan kiri yang kurang mampu,” imbuhnya. (Syifa)