Peta potensi hujan di wilayah Indonesia. (BMKG.go.d)
close

JAKARTA, MENARA62.COM – Masyarakat Indonesia diminta waspada untuk mengantisipasi potensi hujan lebat dalam sepekan ke depan yang bisa menimbulkan banjir dan longsor. Demikian peringatan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), melalui laman resminya di http://www.bmkg.go.id, yang dipantau Menara62.com, Senin (12/11/2019).

“Masyarakat diimbau tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, R Mulyono R Prabowo.

BMKG memprakirakan, pada periode 11-14 November 2019 curah hujan dengan intensitas lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.

Sedangkan untuk periode berikutnya, 15-17 November 2019, potensi hujan lebat mencakup Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Utara, dan Papua.

Mulyono menjelaskan tentang situasi yang memanguri potensi hujan lebat tersebut. Yaitu, melemahnya intensitas siklon tropis naukri di Laut Cina Selatan menyebabkan angin timuran di selatan ekuator turut mengalami pelemahan dan dapat meningkatkan aliran massa udara basah dari Asia masuk ke wilayah Indonesia.

Daerah pertemuan dan belokan angin diidentifikasi terbentuk di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Kondisi atmosfer yang tidak stabil di sebagian besar wilayah tersebut juga turut mendukung pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan dalam periode sepekan ke depan.

Selain potensi hujan lebat, potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter pada periode 11 – 17 November 2019 diperkirakan juga berpeluang terjadi di Perairan barat Kepulauan Simeulue – Kepulauan Mentawai, perairan barat Pulau Enggano, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa hingga Pulau Lombok, Samudra Hindia barat Sumatera hingga selatan Nusa Tenggara Barat (NTB).