Lombok, Menara62.com—Ada kemeriahan di Dusun Panggung Timur, Desa Selengen, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (30/11). Para pejabat tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan ratusan warga masyarakat, tumplek blek meluberi tenda yang tak muat menampung.
Kemeriahan itu adalah prosesi peletakan batu pertama pembangunan Masjid dan Pesantren Entrepreneur eLKISI. Proyek dakwah senilai Rp 6 miliar ini diinisiasi oleh Islamic Center eLKISI dan Sukses Berkah Community (SBC), dengan tanah wakaf dari warga setempat.
Hadir dalam perhelatan tersebut, Direktur sekaligus Pengasuh Ponpes Islamic Center eLKISI Mojokerto KH Fathur Rohman beserta jajaran pengurus yayasan dan asaatidz. Juga Presiden SBC Coach Ridwan Abadi, Bupati KLU Dr H Nazmul Akhyar, Sekda KLU H Suardi, Kapolsek Kayangan Iptu Itradi, Danramil Kayangan, Ketua MUI Lombok Utara Tuan Guru Haji Dr Abdul Karim Ghofur yang juga pengasuh Pesantren Nurul Bayan.
Tak ketinggalan Ketua DPRD Lombok Utara Nasrudin, mantan bupati KLU Johan Syamsu yang juga Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Lombok Utara, serta Ketua Dewan Dakwah  NTB Tuan Guru Muharrar yang juga pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri, Lombok Barat.
‘’Kehadiran Masjid dan Pesantren elKISI ini adalah berkah di balik bencana gempa bumi,’’ kata Bupati KLU yang juga pengasuh Pesantren Hidayaturrohim NW Manggala dengan 500 santri.
Digoyang gempa bumi dahsyat pada 29 Juli dan 5 Agustus 2018, Lombok Utara turut luluh lantak. Untuk meringankan korban, Direktur elKISI turun langsung bersama Laznas Dewan Dakwah menyampaikan bantuan.
Tak hanya itu. Ma’had eLKISI juga mengirimkan 19 Santri Relawan untuk mengabdi selama Ramadhan di Lombok Utara pada 29 September hingga 2 November 2018.
Program berlanjut dengan munculnya gagasan untuk mendirikan pesantren eLKISI di KLU. Gayung bersambut dari berbagai pihak, hingga akhirnya terselenggaralah peletakan batu pertama pembangunannya.
“Saya turut bangga dengan kehadiran eLKISI di Lombok Utara ini. Demikian kompleknya problem dakwah di KLU, maka saya berharap eLKISI ikut andil dalam mengembalikan peradaban Islam di Bayan KLU,” kata Ketua MUI Kec Bayan Ustadz Maliki kepada Kyai Fathur Rohman.
Antusiasme warga terhadap rencana berdirinya Pesantren Entrepreneur yang digagas eLKISI dan SBC sangat terasa. Sejak beberapa hari sebelum peletakan batu pertama, warga Panggung Timur telah bergotong royong untuk mempersiapkan acara.
Demikian juga para tokoh masyarakat dan agama di Kec Kayangan dan Bayan. Mereka mengerahkan warga dan jama’ah untuk menghadiri acara ini.
Menurut KH Fathur Rohman, eLKISI Lombok Utara akan menjadi cabang pertama Ma’had eLKISI yang berpusat di Mojokerto, Jawa Timur. ‘’eLKISI Cabang ketiga insya Allah akan hadir di Madiun Jawa Timur,’’ ungkapnya.