IIUM Liburkan Mahasiswa
IIUM Liburkan Mahasiswa
close

Penyebaran virus corona yang cepat, memunculkan kekhawatiran banyak pihak. Tak terkecuali pengelola kampus International Islam University Malaysia (IIUM) di Kuala Lumpur, Jumat (14/2/2020). Padahal, masa perkuliahan baru saja dimulai. Namun, mereka diliburkan selama 10 hari.

Kampus yang mempunyai mahasiswa dari berbagai negara ini, termasuk dari Indonesia, memang mempunyai daya tarik yang luar biasa. Daya tarik itu, tidak hanya terkait soal sistem pembelajaran ataupun jurusan ang ditawarkan, namun juga fasilitas perpustakaan yang cukup lengkap, jadi daya tarik tersendiri. Ini pula yang mengundang, banyak peminat studi keislaman yang mengunjungi perpustakaan ini.

Namun, virus corona tampaknya telah memberikan kesan tersendiri. Ada peringatan yang ditempelkan di pintu perpustakaan ini bagi siapa saja yang sebelumnya melakukan perjalanan dari China. Sebagaimana diketahui, China menjadi daerah asal dari penyebaran virus corona ini.

Tanpa bermaksud rasis, setiap orang yang datang diperiksa pengamanan dalam (pamdal) kampus. Mereka yang berwajah China, distop dan diperiksa kesehatannya dan ditanyakan tentang riwayat perjalanannya.

Namun, tetap saja meski diliburkan dan ada pemeriksaan yang dilakukan pamdal, kampus IIUM ini, ramai dikunjungi. Seolah, virus corona tidak berpengaruh bagi aktivitas kampus. Toko buku tetap buka, perpustakaan pun tetap melayani pengunjung, dosen pun tetap hadir di kampus, dan masjid pun tetap hampir penuh saat waktu shalat tiba.