Kemenhan Impor Kapal Panjang Ocean Going
Kemenhan Impor Kapal Panjang Ocean Going. Iver Huitfeldt Class
close

JAKARTA, MENARA62.COM — Kemenhan impor kapal panjang ocean goingKementerian Pertahanan (Kemenhan) mengimpor kapal panjang ocean going (berukuran 150 meter) dari Denmark. Kapal seharga Rp 4,5 triliun yang dibeli RI kali ini, merupakan jenis yang paling sukses di abad 21.

Meski belum tentu berhubungan, namun pembelian ini tampaknya memang direncanakan untuk memperkuat pertahanan laut Indonesia. Apalagi, beberapa waktu lalu, publik Indonesia sempat dihebohkan dengan masuknya kapal dari China ke Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Perairan Natuna. Banyak yang mengecam tindakan tersebut. Salah satu alasan masuknya kapal China ke perairan RI karena armada patroli yang terbatas.

Upaya pembelian kapal panjang dari Denmark itu diyakini sedikit banyak bisa memperkuat laut Indonesia. Selama ini kapal-kapal patroli yang dimiliki RI belum cukup untuk menjangkau semua kebutuhan pengamanan. Hal ini disampaikan langsung oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Fregat  Iver Huitfeldt
Fregat Iver Huitfeldt

Meskipun, Indonesia juga mampu untuk memperkuat pertahanan lautnya dengan produksi membuat kapal selam, yakni KRI 405 Alugoro buatan PT PAL Indonesia (Persero).

Kapal selam ini sebenarnya tidak dibuat sendiri, melainkan kerja sama PT PAL dengan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd (DSME) Korea Selatan. Ada 206 teknisi atau engineer dari Indonesia yang dilibatkan dalam pembuatan kapal ini.

“Pembangunan section di Korea Selatan melibatkan orang PT PAL, itu lebih dari 100 (orang). Banyak engineer dan teknisi kami yang dikirim kesana (Korsel) untuk program ini. Untuk membuat (kapal selam),” sebut Plt. Kadep Humas PT PAL Indonesia (Persero) Utario Esna Putra kepada CNBC Indonesia Selasa, (21/1/2020).

Uji Coba

Kapal selam buatan PT PAL Indonesia (Persero) KRI 405 Alugoro sedang melakukan uji Sea Acceptance Test (SAT) sejak pertengahan Januari 2020 di Banyuwangi, Jawa Timur. Kapal selam ini berhasil diproduksi di Indonesia dengan menggandeng Korea Selatan (Korsel).

“Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu mengembangkan dan membangun teknologi kapal selam,'” jelas PT PAL dalam situs resminya, dikutip Selasa (21/1/2020)

Kapal Selam yang dibuat PT PAL ini selesai diproduksi 11 April 2019 di galangan kapal milik PT PAL, Surabaya, Jawa Timur. Proses produksinya memakan waktu sampai 4 tahun. Pada 6 April 2015, dimulai groundbreaking pembangunan infrastruktur kapal selam di PT PAL Indonesia (Persero).