BATAN lakukan clean up di area perumahan Batan Indah (ist/tangerangonline)
close

TANGERANG SELATAN, MENARA62.COM – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) memastikan bahwa paparan radioaktif yang ditemukan di Perumahan Batan Indah bukan berasal dari reaktor nuklir. Alasannya, area terpapar hanya di lokasi terbatas.

“Bila ada kebocoran dari reaktor, tak mungkin hanya berada di lokasi ini,” kata Kepala Biro Hukum, Humas dan Kerjasama BATAN Heru Umbara, Sabtu (15/2/2020).

Di sela pengecekan lapangan, Heru memastikan bahwa paparan radioaktif juga tidak ditemukan pada air di perumahan tersebut. Tim investigasi hanya menemukan paparan di bawah tanah.

Diakui Heru, BATAN memang memiliki cerobong reaktor nuklir. Namun karena paparan radioaktif di Batan Indah ditemukan di bawah tanah, maka dipastikan itu bukan berasal dari cerobong reaktor nuklir.

“Biasanya kita punya cerobong ke atas ikut ke atmosfer ke mana-mana, artinya kontaminasi, kalau itu terjadi sekitarnya semuanya akan terkena. Jadi ini dan dari hasil yang sementara yang sudah kita peroleh memang adanya di bawah tanah,” ujarnya dikutip dari detik.com.

Oleh karena itu bila terjadi kebocoran reaktor nuklir maka daerah yang terkontaminasi adalah permukaan tanah. Heru menjelaskan radioaktif tak berasal dari reaktor nuklir.

“Jadi, kalau kita kan bocor di permukaan, artinya seluruh daerah sini kalau misalnya bocor gitu, daerah sini yang terkena. Tapi ini bukan (reaktor bocor), saya berani memastikan bahwa ini bukan dari aktifitas pengoperasian reaktor yang ada di Serpong,” tegasnya.