Pertumbuhan Sekolah Muhammadiyah harus menjadi Kuat
Prof. Dr. Eng. Imam Robandi saat memberikan materi pada seminar nasional pendidikan di SMP Muhammadiyah Kluwut, Bulakamba, Brebes (foto :LH)
close

BREBES, MENARA62.COM — Era digital, era revolusi industri 4.0 ini merupakan era yang serba cepat. Oleh sebab itu, titik – titik pertumbuhan sekolah Muhammadiyah  di tingkat Ranting maupun Cabang harus menjadi kekuatan utama.

Demikian disampaikan Guru Besar ITS Prof Dr Eng Imam Robandi, dihadapan 150 peserta dari perwakilan Amal Usaha Muhammadiyah Bulakamba mulai tingkat TPQ, RA, TK sampai SMA/SMK. Imam Robandi berbicara ada seminar pendidikan nasional yang bertema “Membangun Sekolah Unggul dan Berkarakter di Era Revolusi Industri 4.0“ di SMP Muhammadiyah Kluwut Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes.

Kekuatan utama di era modern, kata Robandi, adalah teknologi, disamping karakter building dari para guru dan siswa. Oleh sebab itu bangunlah karakter tersebut dan harus beradaptasi cepat dengan teknologi yang ada sekarang ini ada di dunia.

“Kalau pengurus Muhammadiyah di sekolah, para guru dan siswa tidak tanggap terhadap perubahan teknologi, mereka akan menjadi penonton abadi. Hal ini akan menyulitkan semua dalam membangun pendidikan bangsa ini,” katanya Kamis (19/12).

Untuk menjadi sekolah yang unggul dan berkarakter, lanjut Robandi, ada beberapa hal yang mesti dilakukan, yakni jadikan Murid Bangga terhadap Gurunya, semua guru Muhammadiyah wajib membaca minimal 30 menit dalam sehari, guru Muhammadiyah harus melek terhadap teknologi informasi, semua guru Muhammadiyah hendaknya punya produk berupa buku, dan semua guru Muhammadiyah juga wajib menguasai media sosial sebagai media dalam dakwah, baik dakwah islam, dakwah ilmu, dan dakwah skill guna menyasar siswa-siswi milenial Muhammadiyah.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bulakamba Ginanjar Wiro Sasmito menambahkan, dengan mendatangkan Prof Imam Robandi diharapkan dapat memberikan semangat, motivasi, arahan, transfer knowledge, transfer skill, transfer science bagaimana cara menghadapi revolusi industri 4.0.

“Harapannya, setelah ini ada langkah-langkah konkret oleh para pengelola AUM di bidang pendidikan untuk terus berkarya. Sehingga sekolah – sekolah Muhammadiyah di Kecamatan Bulakamba menjadi sekolah yang unggul dan memiliki karakter yang kuat dan mampu berkompetisi secara nasional,” pungkasnya.