Pesawat N219. (wikipedia)
close

BANDUNG, MENARA62.COM–  Kepala  Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengatakan keberhasilan uji terbang perdana purwarupa pertama pesawat N219 di Landasan Pacu Bandara Husein Sastranegara Bandung, menjadi momentum kebangkitan riset dan teknologi Indonesia.

“Dengan keberhasilan uji penerbangan perdana N219 ini kita bisa nyatakan ini hari kebangkitan teknologi kedua setelah (pesawat N250),” kata Thomas seperti dikutip dari Antara, Rabu (16/8).

Ia menuturkan LAPAN dan PT Dirgantara Indonesia mulai berkoordinasi untuk perencanaan membuat dan merancang Pesawat N219 sejak tahun 2014.

“Tahun 2014 mulai kerja besar. Waktu itu mulai dibuatkan dan ditetapkan N219 dengan membuat empat pesawat dengan rincian untuk uji terbang dan uji coba di darat,” paparnya.

Kepala LAPAN sebelumnya yakni Bambang Setiawan diakui Thomas, selalu mengingatkan dirinya agar Pesawat N219 tidak hanya sebatas purwarupa.

“Pak Bambang terus mengingatkan saya ini (Pesawat N219) ini harus benar-benar sampai terbang, jangan cuma sebatas prototipe semata. Ini yang jadi semangat bagi kami,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan LAPAN berencana akan mengembangkan Pesawat N219 hingga versi amfibi, agar pesawat ini bisa mendarat di pulau kecil.

“Kita ingin ini (Pesawat N219) untuk pulau-pulau kecil jadi konektivitas yang jaraknya dekat. N219 ini akan kita kembangkan versi amfibinya supaya bisa mendarat di pulau kecil yang tak ada landasannya, bisa mendarat di pantai,” tuturnya.

Thomas mengaku bangga karena pengerjaan Pesawat N219 seluruhnya dilakukan oleh teknisi asal Indonesia.