Peluncuran 1000 buku karya siswa SD Al Kautsar Pasuruan
close

PASURUAN, MENARA62.COM – Dukung go internasional, SD Al Kautsar Kota Pasuruan gelar kegiatan parenting dan peluncuran 1000 buku karya siswa-siswi kelas V, Sabtu (25/1). Kegiatan tersebut berlangsung di gedung pertemuan Gradhika Bhakti Praja, Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Terdapat 4 judul yang dilanching yakni Orangtuaku Idolaku, Sahabat Terbaik, Kenangan yang Terindah dan Aku Anak Hebat. Masing-masing rombongan belajar (kelas) mengambil judul yang berbeda.

Peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari upaya yang dilakukan SD Al Kautsar untuk go internasioanl dengan program Student Exchange to Malaysia yang akan di laksanakan pada tanggal 24 – 26 Februari 2020.

Turut hadir Ir.Hj Siti Zuniati, MM, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Hj. Nanik Pujiati, M.Pd Pengawas SD dan jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pasuruan H. Abu Natsir. M.Ag, Ketua PDM Kota Pasuruan H. Muhammad Baidowi. M.Pdi Ketua Majelis Dikdasmen, Drs. M. Fathoni, H. Jainuri Alif, H. Khomar, Ustad Anang Abdul Malik dan Arifin Ahmad.

Kegiatan parenting dan peluncuran 1000 buku diawali dengan penampilan siswa SD Al Kautsar seperti karawitan Marsudi Laras SD Al Kautsar di yang dibimbing oleh Hadi Santoso, Albanjari, Tartil Al Qur’an, menari, menyanyi, Tapak Suci dan Asmaul Husna yang seluruhnya adalah kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SD Al Kautsar.

Suyatno, S.Pd Kepala SD Al Kautsar Kota Pasuruan mengatakan SD Al Kautsar terus berupaya melakukan terobosan guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Sejumlah sarana prasarana seperti aula tengah dibangun. Pun program pengembangan siswa didik seperti student exchange to Malaysia dan umroh bersama segera dilaksanakan.

Sementara itu Ir. Hj. Siti Zulianti, MM Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan mengatakan ada tiga pilar penting untuk menuju sukses pendidikan yakni sekolah, orangtua dan siswa. Ketiga pilar tersebut harus saling mendukung dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

“Guru itu bukan manusia super, selalu memiliki sisi kekurangan, sehingga perlu dukungan dari tiga pilar tersebut,” katanya.

Menurutnya, orang tua juga memiliki tanggungjawab ikut memantau jam belajar anak anak. Karena anak di sekolah memiliki keterbatasan jam dan fasilitas.

“Kita tidak boleh melempar tanggung jawab semuanya ke sekolah atau guru. Orang tua juga harus mendukung kegiatan di sekolah,” tambahnya.

Kegiatan tersebut dibuka resmi oleh Plt Walikota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo. (Choiruman)