Salah satu wali kelas mengamati siswanya yang sedang mencangkok
close

SOLO, MENARA62.COM – Sebanyak 140 siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta praktik langsung mencangkok berbagai jenis tumbuhan, Selasa (21/1/2020). Kegiatan tersebut menjadi pengetahuan yang penting bagi anak-anak kekinian di era industri 4.0 sebagai bagian dari mendukung gerakan ketahanan pangan.

Bila berhasil tumbuh, cangkokan tersebut akan ditanam di laboratorium botani sekolah, melengkapi koleksi berbagai tanaman buah dan bunga yang sudah ada.

Para siswa yang mencangkok tersebut berasal dari kelas 6 ABCD. Kegiatan mencangkok itu adalah aplikasi langsung dari teori di pelajaran tematik terkhusus Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Kegiatan mencangkok dilakukan di luar kelas. Para siswa bebas memilih tanaman yang di bawa dari rumah seperti jeruk, jambu, kelengkeng, mangga, belimbing dan yang bisa dicangkok.

“Saya memilih mencangkok pohon jeruk. Pohon ini paling banyak tumbuh di sekitar rumah dan saya suka jus jeruk,” kata Alifia Fathna Nur Fa’izah, salah seorang siswi.

Setiap siswa sudah membekali diri dengan berbagai benda lain yang digunakan untuk mencangkok. Ada plastik pembungkus, tanah, gunting, tali plastik, sarung tangan, hingga pisau dapur.

Jatmiko, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan mengatakan, kegiatan mencangkok tersebut merupakan ujian praktik bagi para siswa jelang pelepasan kelas VI.

Total ada ratusan siswa yang mencangkok serentak bersama. Sebelumnya, mereka sudah mendapatkan teori di bangku kelas dari guru Imam Priyanto.

“Hasilnya dinilai oleh guru berkompeten. Penilaian dari segi kerapihan, penggunaan bahan, bagian yang dicangkok, dan aspek lainnya, harapannya bisa dipraktikkan dan diaplikasikan di rumah dengan efektif dan berkualitas,” ujarnya.

Belajar mencangkok tanaman