Warga Kota Wuhan kenakan masker menyusul wabah pneumonia berat atau novel corona virus (ist/insider)
close

JAKARTA, MENARA62.COM – Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengumumkan hingga Senin sore (27/1/2020), jumlah kasus infeksi virus corona tipe baru (2019-nCov) yang sudah dikonfirmasi secara global menjadi 2.798. Kasus tersebut ditemukan di 12 negara termasuk China.

Dari kasus-kasus tersebut, 2.741 dipastikan positif virus korona, 461 pasien sakit parah dan 80 orang meninggal dunia. Sedang dugaan kasus infeksi virus korona mencapai 5.794 kasus.

Dikutip dari Antara, selain China, virus korona sudah menyebar ke 11 negara yakni Jepang (4), Korea Selatan (4), Vietnam (2), Singapura (4), Australia (4), Malaysia (4), Thailand (5), Nepal (1), Amerika Serikat (5), Kanada (1), dan Prancis (3).

Kasus yang terdeteksi di luar China terjadi pada warga berusia dua sampai 74 tahun (median usia 45 tahun) dan 71 persen terjadi pada laki-laki.

Selain itu, dari 37 kasus yang terjadi di luar China, 36 di antaranya terjadi pada orang yang punya riwayat perjalanan ke China, 34 di antaranya punya riwayat perjalanan ke Wuhan.

WHO menyatakan bahwa perkiraan masa inkubasi virus 2019-nCov dua sampai 10 hari dan mengingatkan bahwa penularan antar manusia bisa terjadi meskipun orang yang sudah terinfeksi belum menunjukkan gejala sakit.

Upaya untuk menghindari infeksi virus tersebut, menurut badan kesehatan dunia, bisa dilakukan dengan menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit infeksi saluran pernapasan akut, cuci tangan menggunakan sabun khususnya setelah bertemu langsung dengan orang yang sedang sakit, menghindari kontak dengan hewan ternak atau hewan liar tanpa alat pelindung diri, dan menerapkan etika batuk.

Selain itu WHO menganjurkan fasilitas kesehatan menerapkan standar pencegahan dan pengendalian penyakit infeksi, khususnya di bagian gawat darurat.