30.9 C
Jakarta

10 Destinasi Wisata Prioritas Integrasikan Sistem Kesehatan dan Keamanan untuk Cegah Covid-19

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 telah mengubah wajah pariwisata di Indonesia. Setiap destinasi wisata tidak lagi sekadar menjual keindahan alam, budaya dan seni tetapi juga memberikan jaminan rasa aman kepada setiap pengunjung.

“Tujuan dari wisatawan datang ke destinasi wisata adalah untuk merasakan pengalaman yang menyenangkan, bukan hanya senang namun juga dapat merasa aman tanpa khawatir,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Krearif Wishnuhutama dalam kanal Youtube Kementerian Parekraf, Kamis (12/11/2020).

Karena itu, Kemenparekraf mengubah strategi pembangunan pariwisata. Yakni dengan mengintegrasikan sistem kesehatan, keselamatan dan keamanan dalam setiap destinasi wisata.

“Untuk pertama kalinya Indonesia memiliki sistem kesehatan, keselamatan, dan keamanan yang terintegrasi yang akan diterapkan di 10 destinasi prioritas,” lanjut Wishnuhutama.

Menurutnya, dengan adanya pandemi, membuat pariwisata kini berbeda. Keindahan alam, budaya, dan seni dengan infrastruktur pelengkapnya tidak lagi tujuan utama bagi wisatawan. Namun, kini destinasi wisata harus mampu menjamin wisatawan merasa aman dalam segala hal terutama kesehatan, dan keselamatan.

“Sesuai arahan presiden kita sebaiknya melakukan strategi terhadap pariwisata di Indonesia kedepan,” jelas Wishnutama.

Ia juga menambahkan jika sudah membuat strategi diharapkan kedepannya setelah melalui pandemi strategi pariwisata lebih komperehensif dan terintegrasi.

Simulasi penerapan health, safety, and security protocol di Labuan Bajo merupakan salah satu upaya yang dilakukan kemenparekraf yang bekerja sama dengan 23 kementerian dan lembaga, untuk menjamin keseriusan terhadap penanganan kesehatan, keamanan, dan keselamatan di destinasi wisata. Simulasi penerapan health, safety, and security protocol mengangkat tentang protokol penanganan covid di destinasi pariwisata priotitas dan ada tiga skenario penting lainnya.

“Penanganan bencana alam, penanganan serangan jantung, dan penanganan kecelakaan kapal terbakar dan tenggelam,” tutup Wishnutama.

Tiga hal ini juga menjadi penting demi memercepat pemulihan pariwisata dan mewujudkan pariwisata yang berkualitas.

Protokol kesehatan juga akan diterapkan di destinasi pariwisata nasional.

Labuan Bajo merupakan salah satu dari sepuluh destinasi super prioritas yang akan dipulihkan. Simulasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada wisatawan mengenai penerapan protokol kesehatan, dan keamanan dalam rangka menjaga keselamatan, dan keamanan wisatawan di destinasi wisata.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!