24.5 C
Jakarta

Alasan Dibalik ‘Ngebutnya’ Pengesahan UU Cipta Kerja

Must read

Legislator PKS Anis Byarwati Jabat Wakil Ketua BAKN DPR RI

JAKARTA, MENARA62.COM - Bertepatan dengan hari Perempuan Internasional,  Dr Anis Byarwati dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F PKS) - Komisi XI,  ditetapkan oleh Wakil...

Vaksinasi Covid-19 di Kemendikbud Sasar 8.750 Pegawai

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai melakukan vaksinasi bagi pegawai pada satuan kerja pusat, Senin (8/3/2021). Bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan...

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-13)

Tidak Baik Terlalu Banyak Tanya. MALU bertanya sesat di jalan. Sering kita dengar pepatah ini dalam pelajaran bahasa Indonesia. Yang secara sederhana dapat kita tangkap...

Bupati Sleman Sosialisasikan Pemilihan Lurah Serentak Secara Elektronik 2021

SLEMAN, MENARA62.COM - Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberikan pengarahan umum terkait Pemilihan Lurah Serentak secara elektronik Tahun 2021, Selasa (8/3), di Pendopo Parasamya...

JAKARTA, MENARA62.COM – Pengesahan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (UU) akhirnya terlaksana melalui Sidang Paripurna DPR RI pada Senin (5/10/2020). Pengesahan UU Cipta Kerja ini terbilang kilat dibandingkan dengan pembahasan RUU lain.

Sidang-sidang  pembahasannya dilakukan siang malam bahkan hingga larut malam, bahkan  di tengah masa reses dan pandemi Covid-19.

Alasan dikebutnya pembahasan RUU Cipta Kerja ini diklaim demi kemudahan investasi di Indonesia.

“Baleg bersama pemerintah dan DPD telah melaksanakan rapat sebanyak 64 kali dengan rincian 2 kali rapat kerja, 56 kali rapat panja, dan 6 kali rapat timus/timsin yang dilakukan mulai Senin sampai Minggu, dimulai pagi hingga malam dini hari,“ ujar ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR supratman Andi Agus dalam keterangan persnya.

Bahkan lanjutnya, pembahasan pada masa reses, Baleg tetap melakukan rapat baik di dalam maupun luar gedung atas persetujuan pimpinan DPR.

Tercatat, sebanyak tujuh fraksi telah menyetujui pengesahan UU Cipta Kerja, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Hanya dua partai yang menolak yakni Partai Demokrat dan PKS.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Legislator PKS Anis Byarwati Jabat Wakil Ketua BAKN DPR RI

JAKARTA, MENARA62.COM - Bertepatan dengan hari Perempuan Internasional,  Dr Anis Byarwati dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F PKS) - Komisi XI,  ditetapkan oleh Wakil...

Vaksinasi Covid-19 di Kemendikbud Sasar 8.750 Pegawai

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai melakukan vaksinasi bagi pegawai pada satuan kerja pusat, Senin (8/3/2021). Bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan...

Rembulan di Atas Bukit Pajangan (bagian ke-13)

Tidak Baik Terlalu Banyak Tanya. MALU bertanya sesat di jalan. Sering kita dengar pepatah ini dalam pelajaran bahasa Indonesia. Yang secara sederhana dapat kita tangkap...

Bupati Sleman Sosialisasikan Pemilihan Lurah Serentak Secara Elektronik 2021

SLEMAN, MENARA62.COM - Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberikan pengarahan umum terkait Pemilihan Lurah Serentak secara elektronik Tahun 2021, Selasa (8/3), di Pendopo Parasamya...

Ketua Komisi B DPRD Bantul Wildan Nafis Manfaatkan Reses untuk Jaring Aspirasi Warga

BANTUL, MENARA62.COM - Sesuai dengan jadwal yang disusun oleh Badan Musyawarah DPRD Bantul, 5-7 Maret adalah waktu bagi seluruh anggota DPRD untuk melakukan reses...