25.6 C
Jakarta

Cegah Diare dan Stunting pada Anak, Keluarga Harus Berperan sebagai Pelopor dan Pelapor

Must read

95 Persen Masyarakat Minta Pemerintah Mahalkan Harga Rokok

JAKARTA, MENARA62.COM - Perhelatan Festival Pemilu Harga yang diselenggarakan oleh Center for Indonesia Strategic Development Initiative (CISDI), Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI),...

BATAN Tingkatkan Pemanfaatan Nuklir pada Bidang Pertanian dan Industri

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemanfaatan iptek nuklir dewasa ini terus berkembang dan banyak dirasakan oleh masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan industri. Badan Tenaga Nuklir...

Musibah dan Semangat Membangun Minat Baca

Oleh: Ashari, SIP* Musibah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Tidak peduli kaya miskin. Semua orang pasti mengalami musibah. Hanya yang membedakan, di...

KARSA Turi Dukung Kustini – Danang pada Pilkada Sleman 2020

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sekitar 50 ibu-ibu dari Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi yang tergabung dalam kelompok KARSA menyatakan dukungannya pada pasangan calon bupati/wakil bupati...

JAKARTA, MENARA62.COM–  Anak-anak adalah kelompok masyarakat yang paling rentan dalam hal kesehatan. Oleh karena itu, mereka harus mendapatkan akses air bersih yang baik dan sanitasi yang cukup. Sebab kurangnya sumber air bersih dan sanitasi yang buruk memicu  berbagai penyakit termasuk stunting. 

Menurut Lenny N. Rosalin Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak, ketiadaan air bersih dan sanitasi yang layak dapat menyebabkan penyerapan gizi anak terhambat sehingga pada akhirnya anak menderita stunting. Sebab, air minum dan sanitasi yang layak dapat mendukung percepatan penurunan stunting anak-anak Indonesia untuk mencapai misi Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030 dan Indonesia Emas 2045.

“Kenapa air bersih dan sanitasi? Hal ini karena 73.921 anak Indonesia meninggal disebabkan diare (UNICEF 2015) dan penyebabnya adalah sanitasi yang tidak layak, kebersihan yang buruk, dan kualitas air yang tidak aman dikonsumsi” ujar Lenny dalam sambutannya di webinar Keluarga Sebagai Pelopor Dan Pelapor Dalam Percepatan Penurunan Stunting melalui Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih, Rabu, (23/9/2020).

Selain itu menurut Lenny, untuk mengurangi stunting semua harus dimulai dari keluarga dan siap berperan sebagai pelopor dan pelapor. Keluarga pelopor adalah keluarga yang harus menerapkan pola hidup sehat, memantau pertumbuhan anak di posyandu, melakukan kegiatan fisik dirumah, memenuhi sarana MCK yang layak bagi anak seperti Jenis kloset leher angsa dan tempat pembuangan tinja berupa septi tank/SPAL, dan yang terakhir menjaga kualitas air bersih bagi anak dan keluarga.

Keluarga sebagai pelapor adalah keluarga yang aktif mencari pertolongan dari pihak yang terkait apabila menemukan rumah tangga dengan sanitasi yang buruk. Diakui Lenny dalam hal pelaporan pertolongan, tiap keluarga bisa berkunjung ke Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA).

“Gaya hidup sehat dimulai dari keluarga, mari sama-sama beraksi untuk menciptakan keluarga pelopor dan pelapor menuju idola 2030 dan indonesia emas 2045,”  Lenny menutup sambutannya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

95 Persen Masyarakat Minta Pemerintah Mahalkan Harga Rokok

JAKARTA, MENARA62.COM - Perhelatan Festival Pemilu Harga yang diselenggarakan oleh Center for Indonesia Strategic Development Initiative (CISDI), Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI),...

BATAN Tingkatkan Pemanfaatan Nuklir pada Bidang Pertanian dan Industri

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemanfaatan iptek nuklir dewasa ini terus berkembang dan banyak dirasakan oleh masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan industri. Badan Tenaga Nuklir...

Musibah dan Semangat Membangun Minat Baca

Oleh: Ashari, SIP* Musibah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Tidak peduli kaya miskin. Semua orang pasti mengalami musibah. Hanya yang membedakan, di...

KARSA Turi Dukung Kustini – Danang pada Pilkada Sleman 2020

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sekitar 50 ibu-ibu dari Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi yang tergabung dalam kelompok KARSA menyatakan dukungannya pada pasangan calon bupati/wakil bupati...

Biasakan Mengambil Risiko Sedang

Oleh: Ashari, SIP* Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, sisi positif yang dapat kita ambil adalah munculnya aneka usaha baru. Baik skala rumahan alias...