25 C
Jakarta

Institusi Kesehatan Harus Berkomitmen Lindungi Tenaga Kesehatan dari Paparan Covid-19

Baca Juga:

Bersinergi dengan MyPertamina, Tugu Insurance Bidik 1,5 Juta Pengguna MyPertamina

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pelanggan yang menggunakan aplikasi MyPertamina sekarang tidak hanya dapat menikmati harga hemat untuk setiap pembelian bahan bakar mesin (BBM) maupun berbagai...

Legislator Anis: Pembentukan Kementerian Investasi Bukan Solusi

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menghapus Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dari Kabinet Indonesia Maju dan meleburnya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penggabungan Kemenristek...

MDMC Serahkan Puluhan Unit Huntara di Sulawesi Barat

  Mamuju, MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) selesai melaksanakan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para penyintas gempa bumi di Sulawesi Barat. Huntara yang selesai...

Sido Muncul Serahkan Bantuan Korban Banjir NTT Senilai Rp500 Juta Melalui Kemensos

JAKARTA, MENARA62.COM - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali mengirimkan bantuan untuk warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Flores, Nusa Tenggara...

BANDUNG, MENARA62.COM – Kasus Covid-19 di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir ini jumlahnya meningkat tajam. Tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat yang menjadi garda terdepan penanganan pasien Covid-19 sudah banyak yang berguguran.

Karena itu dibutuhkan komitmen dan konsistensi dari pimpinam- pimpinan institusi kesehatan untuk melakukan monitoring, evaluasi, dan bagaimana cara mengedukasi semua staf yang ikut melayani masyarakat termasuk dalam penanganan Covid-19.

“Sertifikasi rumah sakit memang penting, tetapi jauh lebih penting lagi adalah bagaimana kita para tenaga kesehatan tetap konsisten dan komitmen dalam menangani kasus Covid-19 ini,” ungkap Prof. dr. Abdul Kadir, PhD, Sp.THT-KL (K), MARS,  Dirjen pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI, dalam acara World Patient Safety Day di RSHS, Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/09)

Dalam penanganan pasien Covid-19, tenaga kesehatan baik dokter maupun para perawat, ikut menjadi korban. Dikarenakan tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam hal ini.

Menurut Abdul Kadir penambahan jumlah pasien Covid-19 yang semakin tinggi, akan dengan sendirinya juga memberikan beban yang sangat besar kepada tenaga kesehatan. Sebab jumlah pasien Covid-19 yang meningkat, tidak diimbangi dengan jumlah tenaga kesehatan. Ini faktor mengapa tenaga kesehatan juga ikut menjadi korban.

Pada saat awal kasus Covid-19 di Indonesia, hampir rata-rata semua instutusi pelayanan kesehatan tidak siap. Tidak melengkapi diri dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap, karena pada saat itu APD yang dimiliki rumah sakit sangat terbatas. Maka semua tenaga kesehatan melayani pasien dengan APD yang seadanya. Ini juga merupakan salah satu mengapa tenaga kesehatan ikut terpapar virus corona.

Abdul Kadir juga mengatakan masyarakat perlu mendapatkan edukasi. Mereka perlu mendapatkan sosialisai untuk bisa menerapkan protokol kesehatan. Ini penting sekali karena jika tidak dilakukan sosialisai, maka tidak mungkin para tenaga kesehatan dapat melewati masalah ini sendirian. Kemampuan tenaga kesehatan terbatas, begitu juga rumah sakit. Ada saat dimana para tenaga kesehatan sudah tak mampu menangani kasus ini, karena peningkatan kasus yang sangat tajam.

“Kita harus lakukan mitigasi dan ikut menjadikan  masyarat menjadi garda terdepan dalam kasus ini,” lanjutnya.

Untuk  melakukan proteksi dan motivasi kepada tenaga kesehatan, lanjut Abdul Kadir penting dilakukan screaning, melakukan tes kesehatan kepada semua tenaga kesehatan, agar bila mereka terinfeksi akan mudah untuk mendeteksi dan cepat melakukan pemutusan rantai penyebaran.

“Jangan melakukan pekerjaan, bilamana tidak dilengkapi APD, karena itu akan mengancam nyawa,” tutup Abdul Kadir.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!

Bersinergi dengan MyPertamina, Tugu Insurance Bidik 1,5 Juta Pengguna MyPertamina

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pelanggan yang menggunakan aplikasi MyPertamina sekarang tidak hanya dapat menikmati harga hemat untuk setiap pembelian bahan bakar mesin (BBM) maupun berbagai...

Legislator Anis: Pembentukan Kementerian Investasi Bukan Solusi

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menghapus Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dari Kabinet Indonesia Maju dan meleburnya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penggabungan Kemenristek...

MDMC Serahkan Puluhan Unit Huntara di Sulawesi Barat

  Mamuju, MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) selesai melaksanakan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para penyintas gempa bumi di Sulawesi Barat. Huntara yang selesai...

Sido Muncul Serahkan Bantuan Korban Banjir NTT Senilai Rp500 Juta Melalui Kemensos

JAKARTA, MENARA62.COM - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali mengirimkan bantuan untuk warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Flores, Nusa Tenggara...

RINDU TERTAHAN, MUDIK DILARANG

oleh : Machnun Uzni, S. I.Kom Founder Sahabat Misykat Indonesia Ada kisah menarik tentang perjalanan Nabi Yakub a.s., dan putranya Nabi Yusuf a.s. Kesedihan mendalam ketika sosok...

Menara62 TV