25.3 C
Jakarta

Karakter Orang Tua Tentukan Kualitas Pendidikan Selama BDR

Baca Juga:

Muhammadiyah dan UGM TandaTangani MOU Penanganan Covid-19

  Yogyakarta, MENARA62.COM- Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) dan Universitas Gajah Mada (UGM), Kamis (15/04) menanda tangani nota kesepahaman bersama (MOU) dalam penanganan...

Bersinergi dengan MyPertamina, Tugu Insurance Bidik 1,5 Juta Pengguna MyPertamina

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pelanggan yang menggunakan aplikasi MyPertamina sekarang tidak hanya dapat menikmati harga hemat untuk setiap pembelian bahan bakar mesin (BBM) maupun berbagai...

Legislator Anis: Pembentukan Kementerian Investasi Bukan Solusi

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menghapus Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dari Kabinet Indonesia Maju dan meleburnya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penggabungan Kemenristek...

MDMC Serahkan Puluhan Unit Huntara di Sulawesi Barat

  Mamuju, MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) selesai melaksanakan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para penyintas gempa bumi di Sulawesi Barat. Huntara yang selesai...

JAKARTA, MENARA62.COM– Di era pandemi, pendidikan adalah salah satu bidang yang paling berdampak khususnya di Indonesia. Selama pandemi, pendidikan anak-anak di Indonesia semakin terpuruk dikarenakan tidak semua orang tua mampu mengajar yang menyebabkan anak tidak berkembang dengan baik saat diberlakukan kebijakan belajar dari rumah (BDR).

Kendala orang tua di era pandemi dalam mendidik anak antara lain karena kurang siapnya orang tua menerima perubahan peran, perilaku anak yang berubah (ruang gerak terbatas), dan komunikasi orang tua dengan guru sering tidak sepaham karena orang tua merasa guru melempar tanggung jawabnya. Selain itu kendala keterbatasan perangkat TIK dan keterbatasan orang tua dalam menggunakan teknologi menjadikan pendidikan anak semakin memburuk.

Riset UNICEF mengatakan kondisi pandemi mengakibatkan krisis universal yang dampaknya sepanjang hidup untuk anak-anak dapat dilihat dari adanya kondisi lockdown yang meningkatkan resiko kekurangan gizi (stunting) sehingga Indonesia akan gagal menghadapi bonus demografi di 2030. Selain itu selama pandemi tingkat penganiayaan terhadap anak dan keterbatasan koneksi layanan kesehatan masih menjadi masalah besar yang harus di perbaiki.

“Sebagai orang tua, jadilah contoh karakter yang baik karena orang tua adalah tempat pendidikan pertama atau guru pertama bagi anak,” ujar Brotojoyo Retnowaty, Founder  dan Direktur PAUD Ibu Bangsa dalam webinar Peran Orang Tua Saat Belajar Dari Rumah di Masa Pandemi Covid-19, Sabtu(10/10/2020).

Diakui Retno, dalam mendidik anak orang tua harus memahami tugasnya seperti mengenali karakter dan potensi anak, menegtahui tahapan tumbuh kembang anak, bisa merancang kegiatan pengasuhan yang kreatif, menyiapkan setting khusus untuk stimulasi belajar, menjalin hubungan baik dengan guru.

“Tugas ini harus diajarkan sejak anak usia dini dibantu dengan pembelajaran di PAUD karena lembaga PAUD dapat meningkatkan hubungan orangtua dan anak,” tandas Retno.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!

Muhammadiyah dan UGM TandaTangani MOU Penanganan Covid-19

  Yogyakarta, MENARA62.COM- Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) dan Universitas Gajah Mada (UGM), Kamis (15/04) menanda tangani nota kesepahaman bersama (MOU) dalam penanganan...

Bersinergi dengan MyPertamina, Tugu Insurance Bidik 1,5 Juta Pengguna MyPertamina

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pelanggan yang menggunakan aplikasi MyPertamina sekarang tidak hanya dapat menikmati harga hemat untuk setiap pembelian bahan bakar mesin (BBM) maupun berbagai...

Legislator Anis: Pembentukan Kementerian Investasi Bukan Solusi

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menghapus Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dari Kabinet Indonesia Maju dan meleburnya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penggabungan Kemenristek...

MDMC Serahkan Puluhan Unit Huntara di Sulawesi Barat

  Mamuju, MENARA62.COM- Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) selesai melaksanakan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para penyintas gempa bumi di Sulawesi Barat. Huntara yang selesai...

Sido Muncul Serahkan Bantuan Korban Banjir NTT Senilai Rp500 Juta Melalui Kemensos

JAKARTA, MENARA62.COM - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali mengirimkan bantuan untuk warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Flores, Nusa Tenggara...

Menara62 TV