25.6 C
Jakarta

Meski Pembelajaran Dilakukan Secara Online, Buku Ajar Tetap Dibutuhkan Mahasiswa

Must read

Tidak Mudah, ‘Menelan’ Amarah

Oleh Ashari, SIP * MARAH. Barang kali setiap orang dewasa, bahkan anak-anak pernah mengalaminya. Penyebabnya bisa bermacam-macam, namun muaranya satu, yakni sakit hati dan berujung...

Pakar Nilai Praktik Mafia Hambat Kemandirian Industri Farmasi dan Alkes Nasional

JAKARTA, MENARA62.COM – Industri nasional sektor kesehatan dan farmasi hingga kini belum bisa tumbuh maksimal. Salah satu kendalanya adalah praktik mafia dalam negeri yang...

Guru SD Muhammadiyah 1 Tetap Kreatif dan Inovatif di Tengah Pandemi Covid-19

  SOLO,MENARA62.COM – Agung Sudarwanto M.Sn Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta berinovasi Wayang Kulit Tokoh Kresna 30 cm untuk tarik minat generasi milenial, dan...

Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Terima Sertifikat Webinar Kangen Sekolah

  SOLOMENARA62.COM – Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta terima sertifikat webinar Kangen Sekolah Nomor: 0796/C3/PP/2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak...

PADANG, MENARA62.COM – Pada masa pandemi ini semua kegiatan pembelajaran dilakukan dari jarak jauh melalui e-learning class. Meski demikian, peran buku ajar masih sangat diperlukan walupun kegitan pembelajaran tidak dilakukan tatap muka.

“Walaupun belajar online tetapi peran buku ajar sangat dibutuhkan dalam mengajar mahasiswa. Untuk itu para dosen pengajar harus mulai menulis buku. Semua dapat menulis asal ada kemauan,” kata Prof. DR. Warsono, M.S selaku dosen pengajar di Universitas Surabaya (UNESA), dalam Workshop Nasional Pendidikan Sosiologi, yang diselenggarakan via aplikasi Zoom oleh STKIP PGRI Sumatera Barat, Rabu (16/09).

Buku ajar merupakan buku untuk suatu mata kuliah yang ditulis dan disusun oleh pakar bidang terkait dan memenuhi kaidah buku teks, serta diterbitkan secara resmi dan disebar luaskan.

Workshop Nasional Pendidikan Sosiologi yang diselenggarakan via Zoom oleh STKIP PGRI Sumatera Barat

Warsono mengatakan bahwa dosen harus mulai mencoba membuat buku. Tidak ada kata tidak bisa sebelum mencoba. Karena sejatinya semua orang dapat menulis buku asal ada kemauan. Melalui buku yang ditulis dosen, nantinya buku ajar tersebut akan digunakan mahasiswa untuk memahami materi pembelajaran.

Menurut Warsono berbicara dan menulis adalah dua hal yang sangat beda. “Terkadang kita bisa berbicara dengan baik, namun kita tidak bisa menulis. Namun terkadang penulisan kita sebaik dengan cara berbicara kita. Semua orang dapat menulis asal ada kemauan dan kritis dalam menanggapi suatu hal. Kata kuncinya adalah kemauan,” jelasnya.

Ilmu, lanjut Warsono tidak lepas dari konsep dan teori. Contoh-contoh kasus akan mempemudah pemahaman mahasiswa dalam menanggapi suatu ilmu.  Dalam satu alinea harus mengandung satu pokok gagasan pemikiran atau penalaran, dengan menyertakan contoh, akan memudahkan mahasiswa dalam memahami suatu buku.

Warsono menyarankan agar dosen pengajar harus tetap aktif dalam melakukan pembelajaran online, dengan adanya diskusi untuk membuat mahasiswa aktif dan membangun dialog antar diri sendiri maupun dengan orang lain. Hal tersebut akan membuat suasana pembelajaran akan lebih hidup.

Warsono menambahkan bahwa buku ajar membantu mahasiswa untuk memahami konsep maupun materi pembelajaran. Alangkah baiknya jika materi pembelajaran dapat ditulis, itu akan lebih baik, karena bisa mengembangkan materi, contoh dan konsep-konsep lainnya.

Warsono adalah seorang yang berperan di UNESA, sekaligus penulis buku yang berpengalaman. Salah satu bukunya yang sudah terkenal adalah “Gagasan dan Pemikiran Untuk UNESA”.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Tidak Mudah, ‘Menelan’ Amarah

Oleh Ashari, SIP * MARAH. Barang kali setiap orang dewasa, bahkan anak-anak pernah mengalaminya. Penyebabnya bisa bermacam-macam, namun muaranya satu, yakni sakit hati dan berujung...

Pakar Nilai Praktik Mafia Hambat Kemandirian Industri Farmasi dan Alkes Nasional

JAKARTA, MENARA62.COM – Industri nasional sektor kesehatan dan farmasi hingga kini belum bisa tumbuh maksimal. Salah satu kendalanya adalah praktik mafia dalam negeri yang...

Guru SD Muhammadiyah 1 Tetap Kreatif dan Inovatif di Tengah Pandemi Covid-19

  SOLO,MENARA62.COM – Agung Sudarwanto M.Sn Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta berinovasi Wayang Kulit Tokoh Kresna 30 cm untuk tarik minat generasi milenial, dan...

Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Terima Sertifikat Webinar Kangen Sekolah

  SOLOMENARA62.COM – Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta terima sertifikat webinar Kangen Sekolah Nomor: 0796/C3/PP/2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak...

Bupati Sleman Serahkan Bantuan RTLH bagi Warga Desa Ambarketawang Gamping

SLEMAN, MENARA62.COM - Bupati Sleman Sri Purnomo serahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) kepada warga Ambarketawang, Gamping, Sleman. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh...