28.7 C
Jakarta

Muhammadiyah Tidak Ributkan Jabatan

Must read

XL Axiata Wakafkan Jembatan Talagahiang di Lebak

LEBAK, BANTEN, MENARA62.COM -- Karyawan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mewakafkan sebuah jembatan antardesa di pelosok Kabupaten Lebak, Banten. Setelah melalui proses pembangunan...

Setelah Forkompimda Kota Yogyakarta, Giliran Nakes Segera Divaksinasi Covid-19

YOGYAKARTA, MENARA62.COM - Asa untuk bisa segera terbebas dari pandemi muncul dengan adanya vaksinasi Covid-19 di Kota Yogyakarta. Kegiatan vaksinasi diawali dengan vaksinasi kepada...

Sentra Tanaman Hias Bojong Berkembang di Magelang Diresmikan

MAGELANG, MENARA62.COM – Pusat aneka tanaman hias Bojong Berkembang di Bojong, Candi Mulyo, Magelang, Jawa Tengah resmi dibuka. Grand opening central tanaman hias Bojong...

Dedi Aryanto Pimpin PAN Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Dedi Aryanto terpilih sebagai ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Indramayu dalam Musda V yang digelar secara virtual di sebuah...

BANDUNG, MENARA62.COM — “Bukan watak Muhammadiyah ributkan jabatan,” ujar Dadang Kahmad, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, di Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

Menurut Dadang Kahmad, Muhammadiyah menghormati dan mengucapkan selamat atas pembentukan Kabinet Indonesia Maju yang telah dilantik Presiden Joko Widodo sebagai hak prerogatif sepenuhnya presiden terpilih.

Menanggapi munculnya pemberitaan yang mempersepsikan bahwa warga Muhammadiyah tidak puas dengan komposisi Kabinet Indonesia Maju yang disusun oleh Presiden Joko Widodo, Dadang mengatakan, Muhammadiyah bahkan berterima kasih karena Prof Muhadjir Effendy diberi amanat dan diangkat Presiden Joko Widodo sebagai Menko PMK.

Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Gunungjati, Bandung, Jawa Barat, mengatakan, pernyataan-pernyataan di luar yang telah disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi, yang mempersoalkan pengangkatan menteri, tidaklah mewakili dan mencerminkan sikap PP Muhammadiyah atau Muhammadiyah secara keseluruhan.

Dadang pun mengimbau, agar para anggota atau kader Muhammadiyah tidak mengeluarkan pernyataan politik seputar kabinet atau masalah nasional lainnya, yang tidak sejalan dengan kepribadian dan garis kebijakan PP Muhammadiyah.

Dadang, yang juga pakar perbandingan agama itu menegaskan, Muhammadiyah bukanlah organisasi politik. “Dan tetap istiqamah sebagai gerakan kemasyarakatan yang menjalankan misi dakwah dan tajdid atau pembaruan untuk kemajuan umat, bangsa, dan kemanusiaan,” kata Dadang yang menambahkan hal itu sejalan dengan misi Islam sebagai agama rahmatan lil-‘alamin.

 

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

XL Axiata Wakafkan Jembatan Talagahiang di Lebak

LEBAK, BANTEN, MENARA62.COM -- Karyawan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mewakafkan sebuah jembatan antardesa di pelosok Kabupaten Lebak, Banten. Setelah melalui proses pembangunan...

Setelah Forkompimda Kota Yogyakarta, Giliran Nakes Segera Divaksinasi Covid-19

YOGYAKARTA, MENARA62.COM - Asa untuk bisa segera terbebas dari pandemi muncul dengan adanya vaksinasi Covid-19 di Kota Yogyakarta. Kegiatan vaksinasi diawali dengan vaksinasi kepada...

Sentra Tanaman Hias Bojong Berkembang di Magelang Diresmikan

MAGELANG, MENARA62.COM – Pusat aneka tanaman hias Bojong Berkembang di Bojong, Candi Mulyo, Magelang, Jawa Tengah resmi dibuka. Grand opening central tanaman hias Bojong...

Dedi Aryanto Pimpin PAN Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM - Dedi Aryanto terpilih sebagai ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Indramayu dalam Musda V yang digelar secara virtual di sebuah...

Lantik Pejabat Eselon1, Menkop UKM Dorong Modernisasi Koperasi

JAKARTA, MENARA62.COM – Strategisnya peran koperasi dan usaha kecil dan menengah dalam pembangunan perekonomian, membuat pemerintah terus mendorong usaha mikro kecil dan menengah...