32.2 C
Jakarta

Populasi Penduduk Meningkat, Dunia Terancam Krisis Air Bersih

Must read

Muhammadiyah Pekalongan Dirikan 17 Dapur Umum Berbasis Masjid Mushola

  Pekalongan, MENARA62.COM-Banjir yang terjadi di Kabupaten dan Kota Pekalongan menjadi bencana banjir yang cukup lama berlangsung karena sudah berlangsung lebih dari tiga minggu. Sementara...

Ketum Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di RS PKU Jogja

  YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir Bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini telah melaksanakan vaksinasi covid-19 di...

Dukung Implementasi Kampus Merdeka, 10 Perguruan Tinggi Bentuk Konsorsium iHiLead

JAKARTA, MENARA62.COM – Tujuh perguruan tinggi nasional dan tiga perguruan tinggi asing sepakat membentuk konsorsium Indonesia Higher Education Leader (iHiLead). Pembentukan konsorsium tersebut bertujuan...

Asa Membangun Pesantren di Amerika

Apa yang tidak mungkin dalam hidup ini? Jika ada kemauan, maka ada jalan. Begitu pepatah petitih yang selalu diajarkan pada kita semua dalam banyak...

JAKARTA, MENARA62.COM – Meningkatnya populasi dan pertumbuhan ekonomi, disertai perubahan iklim akan mendorong dunia mengalami krisis air bersih. Karena itu, PBB membentuk sustainable development (goals/SDGs) yang merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia.

Aksi ini dilakukan guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. SDGs berisi 17 tujuan dan 169 target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030.

Dari 17 tujuan yang ada salah satunya adalah tentang air bersih dan sanitasi yang layak. Menurut Ir. Setyo Wibowo, MT, Kepala Divisi Perencanaan Korporat Perum Jasa Tirta I, pada tahun 2015 ada sekitar 2,5 miliyar jiwa diseluruh dunia kekurangan akses sanitasi dasar seperti toilet atau jamban.

“Di Indonesia sendiri ada kurang lebih 50 juta jiwa atau 20% dari populasi penduduk Indonesia yang masih menggunakan kakus terbuka dan setiap hari ada 5.000 anak-anak diseluruh dunia meninggal akibat penyakit terkait sanitasi dan air yang sebenarnya bisa dicegah,” ujarnya dalam webinar Melestarikan Sungai Lewat Pembelajaran Water Inquiry, Pendekatan Scientific & Pemberdayaan Masyarakat, Rabu (4/11/2020).

Diakui Setyo ada beberapa penyebab terjadinya krisis air di Indonesia seperti bertambahnya populasi penduduk, variabilitas iklim, dan peralihan fungsi lahan (tata guna lahan dan ruang). Dan dampak dari hal ini adalah adanya gangguan kedaulatan pangan, kelestarian air terancam, dan terjadinya eksternalisasi llingkungan.

Untuk mencegah krisis air maka dilakukan pencegahan yang disebut 5 pilar pengelolaan sumber daya air yang pertama, konservasi SDA yaitu upaya memelihara keberadaan serta keberlanjutan keadaan, sifat dan fungsi sumber daya air. Kedua, pendayagunaan SDA yaitu penatagunaan, penyediaan, penggunaan, pengembangan, dan pengusahaan SDA secara optimal agar berhasil dan berdaya guna. Ketiga, pengendalian daya rusak air yaitu mencegah, menanggulangi, memulihkan kerusakan kualitas lingkungan yang disebabkan oleh rusaknya air. Keempat, sistim informasi SDA. Kelima, pemberdayaan masyarakat.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Muhammadiyah Pekalongan Dirikan 17 Dapur Umum Berbasis Masjid Mushola

  Pekalongan, MENARA62.COM-Banjir yang terjadi di Kabupaten dan Kota Pekalongan menjadi bencana banjir yang cukup lama berlangsung karena sudah berlangsung lebih dari tiga minggu. Sementara...

Ketum Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di RS PKU Jogja

  YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir Bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini telah melaksanakan vaksinasi covid-19 di...

Dukung Implementasi Kampus Merdeka, 10 Perguruan Tinggi Bentuk Konsorsium iHiLead

JAKARTA, MENARA62.COM – Tujuh perguruan tinggi nasional dan tiga perguruan tinggi asing sepakat membentuk konsorsium Indonesia Higher Education Leader (iHiLead). Pembentukan konsorsium tersebut bertujuan...

Asa Membangun Pesantren di Amerika

Apa yang tidak mungkin dalam hidup ini? Jika ada kemauan, maka ada jalan. Begitu pepatah petitih yang selalu diajarkan pada kita semua dalam banyak...

Ikut Organisasi Mahasiswa Dapat Tingkatkan Softskill

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Mengikuti organisas mahasiswa (Ormawa) dapat meningkatkan kemampuan softskill mahasiswa. Kemampuan ini akan berguna dan mendukung kesuksesan saat memasuki dunia kerja setelah...