25.6 C
Jakarta

Tips Mudah Jaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Covid-19

Must read

95 Persen Masyarakat Minta Pemerintah Mahalkan Harga Rokok

JAKARTA, MENARA62.COM - Perhelatan Festival Pemilu Harga yang diselenggarakan oleh Center for Indonesia Strategic Development Initiative (CISDI), Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI),...

BATAN Tingkatkan Pemanfaatan Nuklir pada Bidang Pertanian dan Industri

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemanfaatan iptek nuklir dewasa ini terus berkembang dan banyak dirasakan oleh masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan industri. Badan Tenaga Nuklir...

Musibah dan Semangat Membangun Minat Baca

Oleh: Ashari, SIP* Musibah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Tidak peduli kaya miskin. Semua orang pasti mengalami musibah. Hanya yang membedakan, di...

KARSA Turi Dukung Kustini – Danang pada Pilkada Sleman 2020

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sekitar 50 ibu-ibu dari Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi yang tergabung dalam kelompok KARSA menyatakan dukungannya pada pasangan calon bupati/wakil bupati...

Informasi seputar pandemi Covid-19 yang sedemikian massif tidak selamanya membawa dampak positif bagi masyarakat. Justeru sebaliknya, ada ketakutan yang berlebihan terhadap virus corona tersebut. Indikasi dari ketakutan masyarakat antara lain dapat dilihat dari penggunaan alat pelindung diri berlebihan (baju hazmat) saat beraktivitas di ruang publik, enggan untuk berobat ke rumah sakit atau dokter saat ada keluhan sakit, minum suplemen makanan berlebihan dan lainnya.

Mengutip dari berbagai sumber, ternyata pemberitaan mengenai Covid-19 yang berlebihan bahkan cenderung menakutkan, dapat mempengaruhi kesehatan mental (mental health) seseorang. Bagaimana tidak, masyarakat selalu dihantui dan cemas oleh informasi-informasi terkait virus yang memiliki daya tular sangat tinggi tersebut.

Selain itu, kebijakan social distancing dan physical distancing juga dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Kita akan merasa stres karena tidak bisa bertemu kerabat, teman, keluarga, dan sahabat dengan bebas. Tidak juga bisa berlibur atau berwisata dengan tenang dan nyaman.

Padahal kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Bahkan kesehatan mental seperti kondisi psikologis seseorang memiliki pengaruh signifikan terhadap daya tahan tubuh seseorang. Karena itu, penting untuk tetap dijaga selama pandemi Covid-19 belum berakhir.

Untuk menjaga kesehatan mental selama pandemi Covid-19, berikut beberapa tips sederhana yang bisa kita lakukan.

  1. Pilihan makanan

Konsumsi jenis makanan yang mengandung protein, lemak sehat, karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat amat disarankan selama pandemi Covid-19. Makanan yang kaya akan nutrisi ini dapat kita temui pada buah-buahan, sayuran, daging, serta susu.

Makanan yang kaya akan nutrisi dapat mempengaruhi cara kerja otak kita. Otak yang sehat adalah awal mula yang bagus untuk kita dapat mengontrol kondisi emosional kita. Ingat, hindari makanan cepat saji, dan lebih baik memasukkan buah dan sayur dalam porsi lebih banyak pada menu harian kita.

  1. Aktivitas fisik

Bukan hanya makanan bergizi saja, namun dengan melakukan latihan fisik dapat menjaga kesehatan mental kita. Latihan fisik dapat kita lakukan meskipun hanya di rumah saja. Contohnya lari di tempat, atau lompat tali (skipping). Dengan melakukan aktivitas fisik, tubuh  akan memproduksi hormon endrofin yang dapat meredakan stres, dan mengurangi rasa khawatir.

  1. Menjaga komunikasi dengan orang tercinta

Salah satu cara terbaik untuk meredakan stress adalah dengan curhat kepada orang-orang tersayang seperti keluarga, sahabat, dan kekasih. Membicara masalah kepada orang tercinta akan membantu kita untuk mengurangi keresahan hati, karena setelah berbicara kepada orang tercinta kita akan merasakan lega. Dan tak sedikit dari mereka akan memberi respon yang baik.

Karena itu, meskipun di rumah saja, amat disarankan untuk sesekali melakukan komunikasi melalui virtual seperti video call, zoom meeting dan lainnya.

  1. Istirahat yang cukup

Kebanyakan dari kita akan mengalami kesulitan tidur saat stress. Kondisi ini jelas mengganggu waktu istirahat kita. Mulai sekarang aturlah jadwal tidur atau istirahat dengan baik. Mengistirahatkan tubuh dan pikiran dapat membantu meringankan beban kita dan meningkatkan daya imun tubuh untuk menghadapi penyakit.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

95 Persen Masyarakat Minta Pemerintah Mahalkan Harga Rokok

JAKARTA, MENARA62.COM - Perhelatan Festival Pemilu Harga yang diselenggarakan oleh Center for Indonesia Strategic Development Initiative (CISDI), Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI),...

BATAN Tingkatkan Pemanfaatan Nuklir pada Bidang Pertanian dan Industri

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemanfaatan iptek nuklir dewasa ini terus berkembang dan banyak dirasakan oleh masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan industri. Badan Tenaga Nuklir...

Musibah dan Semangat Membangun Minat Baca

Oleh: Ashari, SIP* Musibah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Tidak peduli kaya miskin. Semua orang pasti mengalami musibah. Hanya yang membedakan, di...

KARSA Turi Dukung Kustini – Danang pada Pilkada Sleman 2020

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sekitar 50 ibu-ibu dari Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi yang tergabung dalam kelompok KARSA menyatakan dukungannya pada pasangan calon bupati/wakil bupati...

Biasakan Mengambil Risiko Sedang

Oleh: Ashari, SIP* Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, sisi positif yang dapat kita ambil adalah munculnya aneka usaha baru. Baik skala rumahan alias...