25.6 C
Jakarta

WARGA MUHAMMADIYAH JATINEGARA GERAKAN PEMBERDAYAAN EKONOMI HASIL BUMI PERTANIAN DAN PERKEBUNAN

Must read

Riyadhus Shalihin Bab 2 Sesi Tanya Jawab

Rekaman LIVE : Kajian Riyadhus Shalihin - Imam An-Nawawi Bab 2. Taubat Sesi Tanya Jawab oleh Ustadz Abdurrahman al-Baghdadi, Ahad, 26 Juli 2020. Diproduksi &...

Pastikan KIP Kuliah Tepat Sasaran, Pemerintah Luncurkan Program #temanKIP

JAKARTA, MENARA62.COM – Guna memastikan bahwa program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tepat sasaran, pemerintah meluncurkan program #temanKIP, Senin (3/8/2020). Program yang diinisiasi oleh...

BATAN Kembangkan Sistem Pemantauan Zat Radioaktif Terintegrasi

JAKARTA, MENARA62.COM - Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengembangkan sistem pemantauan zat radioaktif yang terintegrasi dalam rangka memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa zat radioaktif...

Fenomena Anak Kita, Pergi Dicari, Pulang Dimarahi

Oleh: Ashari* KHALIL Gibran, filsuf dan sastrawan kesohor ini pernah membuat pernyataan mengejutkan bahwa anak kita bukanlah anak kita. Anak kita adalah milik zaman-nya. Apa...

Jatinegara – 21-12/2016 Pengajian Hari Bermuhammadiyah Kab Tegal bertempat di PCM Jatinegara , dihadiri ribuan Warga Muhammadiyah se Kab Tegal. Sisi lain dari pengajian Bermuhammadiyah juga di gunakan untuk saling meningkatkan perekonomian Warga Muhammadiyah Jatinegara. Sebagai penguatan Ekonomi tentang Hasil Bumi khususnya pertanian. Local .
dimanfaat oleh para Pimpinan Ranting Aisyiyah Jatinegara untuk menjual produk hasil pertanian. Menurut , salah satu warga Muhammadiyah mengatakan , “Seandainya bisa dikelola (dikasih jembatan) seluruh potensi ekonomi warga Muhammadiyah. Warga Muhammadiyah yang butuh sayur membeli dari warga lain yang menanam, yang jual pupuk dibeli oleh warga yang butuh pupuk, yang butuh beras dipenuhi oleh warga Muhammadiyah yang menanam padi.
Yang jualan toko kelontong memasok kebutuhan rumah tangga Warga Muhammadiyah. Tidak usah beli di swalayan. Saatnya hasil pertanian yang di kelola oleh Warga Muhammadiyah di daerah untuk di berdayakan dan di kelola dengan baik untuk menguatkan pilar Ekonomi muhammadiyah ungkap Farid suryanto, Warga Muhammadiyah Bumijawa.
Sedangkan menurut Ketua PDM Kab Tegal , “ Dengan adanya pengajian selain untuk berdakwah dan pusat silaturahim juga banyak dari warga Muhammadiyah memanfaatkan untuk melakukan aktifitas berdagang. Ini membuktikan bahwa Muhammadiyah mendukung tengtang penguatan hasil ekonomi produk local, semoga bisa bermanfaat untuk umat dan sekaligus untuk memajukan ekonomi umat, “ ungkap Arief Azman SE selaku ketua PDM Kab Tegal.
Sementara Menurut Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan Kearifan lokal perlu sekali di laksanakan kebijakanya oleh pemerintah, terutama dalam bidang pertanian dan perkebunan. Warga Muhammadiyah jatinegara mengawali pergerakan semangat untuk menguatkankan dan mensukseskan pilar Ekonomi dibidang Pertanian dan Perkebunan Sudah lama para petani mendambakan iklim ekonomi yang setabil, ungkap Iwan Tahtazani, PDPM Kab Tegal. (Hendra Apriyadi)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Riyadhus Shalihin Bab 2 Sesi Tanya Jawab

Rekaman LIVE : Kajian Riyadhus Shalihin - Imam An-Nawawi Bab 2. Taubat Sesi Tanya Jawab oleh Ustadz Abdurrahman al-Baghdadi, Ahad, 26 Juli 2020. Diproduksi &...

Pastikan KIP Kuliah Tepat Sasaran, Pemerintah Luncurkan Program #temanKIP

JAKARTA, MENARA62.COM – Guna memastikan bahwa program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tepat sasaran, pemerintah meluncurkan program #temanKIP, Senin (3/8/2020). Program yang diinisiasi oleh...

BATAN Kembangkan Sistem Pemantauan Zat Radioaktif Terintegrasi

JAKARTA, MENARA62.COM - Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengembangkan sistem pemantauan zat radioaktif yang terintegrasi dalam rangka memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa zat radioaktif...

Fenomena Anak Kita, Pergi Dicari, Pulang Dimarahi

Oleh: Ashari* KHALIL Gibran, filsuf dan sastrawan kesohor ini pernah membuat pernyataan mengejutkan bahwa anak kita bukanlah anak kita. Anak kita adalah milik zaman-nya. Apa...

UMY Gelar Workshop Pembelajaran Bahasa Inggris Interaktif Virtual Reality bagi Guru

YOGYAKARTA, MENARA62.COM - Pengembangan inovasi pada bidang pendidikan menjadi sangat penting khususnya metode pengajaran bagi guru sehingga dapat dipahami dengan baik oleh siswa. Oleh...