NGAWI, MENARA62.COM
Pembukaan Kuliah Kerja Nyata Tematik 38 (KKNT 38) Mahasiswi Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor) digelar di Balai Desa Krandegan, Ngrambe Ngawi pada Senin (9/2/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan agenda utama pemaparan program kerja dari setiap kelompok peserta KKN.
Acara dihadiri Kepala Desa Krandegan Wido Swasono, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ahmad Setiyono, S.Ag., M.M., dosen pendamping Dzatu Alviatin Nuha, M.Ag., serta seluruh mahasiswi peserta KKNT 38. Dalam sambutannya, Wido Swasono menyambut baik kehadiran mahasiswa UNIDA Gontor di wilayahnya. Ia menilai program KKN tematik berpotensi memperkuat kapasitas sosial dan edukasi warga desa.
“Kami berharap program yang dirancang mahasiswi KKNT 38 tidak hanya seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat Desa Krandegan, baik di bidang pendidikan, kesehatan lingkungan, maupun pemberdayaan ekonomi,” ujar Wido Swasono.
Dosen Pembimbing Lapangan, Ahmad Setiyono, S.Ag., M.M., menegaskan bahwa KKNT merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa didorong untuk membaca persoalan riil di lapangan dan merumuskan solusi berbasis potensi lokal.
“Mahasiswi harus mampu membangun komunikasi dengan perangkat desa dan warga, sehingga program kerja yang dipaparkan dapat terlaksana secara kolaboratif dan berkelanjutan,” jelas Ahmad Setiyono.
Sesi pemaparan program kerja disampaikan oleh perwakilan kelompok. Lira Agustina selaku Ketua Kelompok 1 memaparkan Program Kerja pemberdayaan masyarakat desa krandegan melalui branding wisata embong berbasis kearifan lokal untuk penguatan ekonomi lokal berkelanjutan , sementara Ana Dwi Marlia dari Kelompok 2 menekankan Program Kerja yaitu pembuatan media aplikatif game fun learning education di TPA Nurul Ulum. Koordinator Desa KKNT 38, Farrah Nisriinaa, menambahkan bahwa seluruh program disusun berdasarkan pemetaan kebutuhan awal desa serta hasil koordinasi dengan perangkat setempat.
“Kami berkomitmen menjalankan program secara terukur, dengan indikator capaian yang jelas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Farrah Nisriinaa.
Kegiatan pembukaan ini ditutup dengan diskusi interaktif antara mahasiswa, dosen pendamping, dan pemerintah desa terkait teknis pelaksanaan program. Pemerintah Desa Krandegan menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi kebutuhan koordinasi selama pelaksanaan KKN berlangsung.
Sebagai informasi, Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah program pengabdian masyarakat bagi mahasiswa, sementara KKNT merupakan KKN Tematik yang dirancang dengan fokus tema tertentu sesuai kebutuhan wilayah. Universitas Darussalam Gontontor (UNIDA Gontor) secara rutin mengirimkan mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial masyarakat desa melalui skema pengabdian berbasis tematik.
38 Mahasiswi UNIDA Gontor Jalani KKN Tematik di Krandegan Ngawi Jawa Timur
- Advertisement -


