30 C
Jakarta

500 Guru Muhammadiyah Kudus Padati Syawalan Ruhul Mudaris

Baca Juga:

KUDUS, MENARA62.COM – Sekitar 500 guru Muhammadiyah se-Kota Kudus memadati Aula Muhammadiyah dalam kegiatan Syawalan bertema Penguatan Ruhul Mudaris, Rabu (1/4/2026). Tingginya antusiasme peserta membuat ruang utama penuh hingga meluber ke serambi gedung.

Kegiatan yang diselenggarakan Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kota Kudus ini menjadi momentum penting dalam memperkuat spiritualitas dan komitmen para pendidik Muhammadiyah. Ketua panitia, Ustaz Salim, menyampaikan apresiasi atas kehadiran guru dari berbagai jenjang pendidikan.

“Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen kuat guru Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus, H.M. Noor Muslikhan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga ruh perjuangan sebagai guru. Ia menekankan bahwa peran guru Muhammadiyah tidak hanya sebatas pengajar, tetapi juga sebagai pendakwah melalui pendidikan.

“Guru Muhammadiyah harus memiliki ruh yang kuat, bukan sekadar mengajar, tetapi juga menjadi teladan dan penggerak peradaban,” tegasnya.

Acara ini turut dihadiri jajaran Majelis Dikdasmen PDM Kudus, di antaranya H. Turikhan, M.Pd., Dwiyana, Rofiq, dan Agus, serta para kepala Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang memberikan dukungan terhadap peningkatan kapasitas dan spiritualitas guru.

Puncak kegiatan diisi sesi motivasi oleh Ustaz Pujiono, Kepala SD Muhammadiyah Program Khusus Banyudono sekaligus Mudir PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi. Dalam materinya, ia mengajak para guru untuk menjaga ruhul mudaris atau jiwa pendidik yang dilandasi keikhlasan, keteladanan, dan semangat dakwah.

“Ruhul mudaris adalah energi utama seorang guru. Ketika ruh itu hidup, maka setiap kata menjadi doa, setiap tindakan menjadi teladan, dan setiap langkah bernilai ibadah,” ungkapnya.

Kegiatan Syawalan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga sarana refleksi dan penguatan nilai-nilai keislaman dalam dunia pendidikan.

Dengan semangat kebersamaan dan penguatan ruhul mudaris, para guru Muhammadiyah di Kudus diharapkan terus menjadi pilar utama dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berkemajuan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!