BOYOLALI, MENARA62.COM — Sebanyak 85 siswa SD Muhammadiyah Program Khusus Banyudono resmi diwisuda dalam prosesi Tahfiz Juz 30 yang berlangsung khidmat di Hotel Azhima Colomadu, Sabtu (4/4/2026).
Suasana haru dan bangga menyelimuti acara tersebut. Para siswa tampil percaya diri memperdengarkan hafalan Al-Qur’an di hadapan orang tua dan tamu undangan, menandai keberhasilan mereka dalam menyelesaikan hafalan Juz 30 sejak usia dini.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan prosesi wisuda tahfiz. Tausiyah disampaikan oleh Ustadz Fauzy Nugroho, M.Pd., yang menekankan pentingnya menjaga hafalan dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua PCM Banyudono, Yacop Chismanto, dalam sambutannya mengapresiasi capaian para siswa serta dedikasi guru dalam membina generasi Qur’ani. Ia menilai program tahfiz menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter islami sejak dini.
Pada kesempatan tersebut, penghargaan wisudawan terbaik diserahkan oleh Abdurahman, sementara penghargaan wisudawan termuda diberikan oleh Pengawas Korwil Dikdas LS Banyudono, Ngadinem, S.Pd.
Dukungan juga datang dari Komite Sekolah melalui Umi Muslikhah, S.Ag., yang menyampaikan kebanggaan atas prestasi siswa serta harapan agar program tahfiz terus berkembang.
Perwakilan wali murid, Dwi Wahyudi, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak sekolah atas bimbingan yang diberikan, sehingga anak-anak mampu menghafal Al-Qur’an dengan baik.
Kepala sekolah, Pujiono, S.Si., M.M., menegaskan bahwa wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan panjang bersama Al-Qur’an. Ia berharap para siswa terus melanjutkan hafalan ke juz berikutnya.
“Wisuda ini menjadi langkah awal untuk mencetak generasi yang menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an sepanjang hayat,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. (*)

