MAGELANG,MENARA62.COM – Dengan bangga, Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menunjukkan prestasinya di arena internasional. Ns. Sumarno Adi Subrata, S.Kep., M.Kep, dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UNIMMA, baru saja meraih penghargaan bergengsi dari British Journal of Nursing (BJN) untuk tahun 2025 dalam kategori Continence and Urology Nurse of the Year. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi dan inovasi dia dalam penelitian keperawatan urologi, yang menjadikannya satu-satunya wakil dari Indonesia yang berhasil memenuhi syarat untuk penghargaan tersebut tahun ini. Sebelumnya, di tahun 2024, Adi juga menerima penghargaan dari JWC Award 2024 di United Kingdom (UK) dalam kategori capaian riset dan publikasi di Pressure Ulcer Care.
Kontribusi Adi diakui secara internasional, terutama melalui enam artikel di mana ia bertindak sebagai first author yang dipublikasikan di British Journal of Nursing dan International Journal of Urological Nursing. Publikasi-publikasi ini menjadi bagian penting dalam penilaian kontribusi dan kebaruan risetnya, khususnya di UK. Adi menjelaskan bahwa BJN Awards diadakan setiap tahun untuk mengakui para peneliti yang berhasil mempublikasikan karya inovatif di bidang keperawatan. “British Journal of Nursing adalah salah satu jurnal keperawatan yang terindeks Scopus dari UK. Tahun ini, BJN Awards 2025 menarik perhatian banyak peneliti dari seluruh dunia, dan dari Indonesia, hanya UNIMMA yang berhasil lolos seleksi ini,” ujarnya.
Adapun, penilaian penghargaan ini didasarkan pada konsistensi karya atau topik publikasi, aspek kebaruan dalam keperawatan, serta kontribusi bagi praktik keperawatan di dunia. Menggali lebih dalam, Adi mengungkapkan bahwa bidang keilmuan yang ia tekuni adalah keperawatan urologi, yang berfokus pada perawatan pasien dengan gangguan pada sistem ginjal, saluran kemih, dan organ reproduksi.
Adi berharap prestasi ini akan membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan peneliti luar negeri serta mengembangkan riset kesehatan yang lebih inovatif di masa depan. “Saya berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan penelitian urologi dan meningkatkan kualitas riset kesehatan di UNIMMA, serta memberikan manfaat klinis bagi peneliti di bidang urologi,” ungkapnya.
Sementara itu, Prof. Yun Arifatul Fatimah, Ph.D., Wakil Rektor bidang Akademik dan Digitalisasi, memberikan apresiasi tinggi atas capaian yang diraih oleh dosennya. “Ini adalah sebuah kebanggaan bagi UNIMMA, bahwa dosen kami mampu berkompetisi di tingkat internasional,” ujarnya. Prof. Yun juga berharap prestasi ini dapat menginspirasi dosen lain di lingkungan UNIMMA untuk berperan aktif dan semangat mengikuti jejak internasional. “UNIMMA telah menunjukkan bahwa sumber daya manusia kami berkualitas internasional,” tambahnya. (*)