30 C
Jakarta

Rakerda 2026 Lazismu Surakarta Targetkan Penghimpunan Rp20 Miliar

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COMLazismu Kota Surakarta menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 dengan tema “Sinergi Strategis untuk Orkestrasi yang Berdampak dan Berkelanjutan” pada Ahad (1/2/2026) di lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kegiatan ini diikuti seluruh kantor layanan dan gerai Lazismu se-Kota Surakarta sebagai forum konsolidasi program serta penguatan tata kelola lembaga amil zakat.

Pembukaan Rakerda dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta, KH Anwar Sholeh; perwakilan Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Dwi Swasana Ramadhan, S.E., M.SEI., Ak., CTA, ACPA, CertDA; serta Wali Kota Surakarta, Respati Ardi.

Ketua PDM Kota Surakarta, KH Anwar Sholeh, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rakerda tersebut. Ia berharap forum ini mampu melahirkan keputusan dan rumusan strategis yang mendorong kemajuan Lazismu Surakarta.

“Semoga Rakerda ini menghasilkan keputusan yang konstruktif dan membawa Lazismu Surakarta semakin maju. Target penghimpunan Rp20 miliar pada 2026 semoga dapat tercapai dengan sebaik-baiknya. Lazismu diharapkan terus berperan aktif di masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.

Sementara itu, Dwi Swasana Ramadhan dari Lazismu Jawa Tengah menilai performa Lazismu Surakarta menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Ia memaparkan, capaian penghimpunan dana meningkat dari Rp5 miliar pada 2023, menjadi Rp11 miliar pada 2024, dan Rp15 miliar pada 2025.

“Dengan konsolidasi satu atap dan peningkatan kepercayaan publik serta internal persyarikatan, kami optimistis target Rp20 miliar pada 2026 dapat tercapai. Kenaikan performa Lazismu Surakarta termasuk yang paling signifikan,” katanya.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, juga menyampaikan dukungan terhadap penguatan kelembagaan Lazismu. Ia menekankan pentingnya akuntabilitas dan dampak nyata bagi masyarakat.

“Yang terpenting adalah dampak Lazismu semakin dirasakan dan lembaga ini makin dipercaya para donatur. Lazismu harus menjadi lembaga amil yang akuntabel dan profesional,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum Rakerda yang berdekatan dengan Ramadan diharapkan semakin menguatkan semangat ibadah dan kepedulian sosial masyarakat.

Rakerda 2026 ini menjadi pijakan strategis bagi Lazismu Surakarta untuk memperkuat sinergi antarkantor layanan, meningkatkan profesionalitas pengelolaan dana umat, serta memperluas dampak program pemberdayaan yang berkelanjutan di Kota Surakarta. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!