SRAGEN, MENARA62.COM – Akademi Teknologi dan Bisnis (ATB) Baiturrahman Sragen terus berkomitmen meningkatkan kualitas akademik mahasiswa. Melalui Program Studi D4 Bisnis Digital, ATB Baiturrahman Sragen menyelenggarakan kegiatan Campus Talk: Write to Publish sebagai upaya mengembangkan kompetensi kepenulisan mahasiswa, Selasa (27/1/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan secara tatap muka di Cafe Malawa Atrium Sragen ini menghadirkan narasumber Dr. Bramastia, M.Pd., dosen Pascasarjana FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sekaligus pakar di bidang kebijakan pendidikan. Pelatihan diikuti mahasiswa dengan antusias sebagai bagian dari penguatan literasi dan kemampuan berpikir kritis.
Acara dibuka oleh Direktur ATB Baiturrahman Sragen, Dr. Sudir, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perkuliahan tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga pada pembentukan paradigma dan kerangka berpikir kritis mahasiswa. Menurutnya, kemampuan menulis menjadi sarana strategis untuk mengekspresikan gagasan dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
“Mahasiswa harus konsisten, disiplin, dan tidak mudah menyerah agar mampu menyelesaikan perkuliahan hingga akhir dengan hasil yang baik,” ujar Dr. Sudir, M.Pd. Ia berharap kegiatan Campus Talk seperti ini dapat memotivasi mahasiswa ATB Baiturrahman Sragen untuk terus mengembangkan kemampuan menulis yang berdampak luas.
Sesi utama diisi pelatihan penulisan opini oleh Dr. Bramastia, M.Pd. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada kemampuan menuangkan gagasan secara kritis dan sistematis. Peserta juga diajak melakukan praktik langsung menulis menggunakan smartphone masing-masing, kemudian saling bertukar hasil tulisan sebagai bagian dari latihan.
Dr. Bramastia menjelaskan bahwa menulis merupakan keterampilan berbahasa yang aktif dan produktif serta membutuhkan pola pikir teratur. “Keterampilan menulis digunakan untuk mengungkapkan ide, pikiran, dan gagasan dengan memanfaatkan struktur bahasa serta kosakata yang tepat,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya berpikir reflektif dalam proses menulis. Dengan refleksi, penulis dapat mengevaluasi pengalaman belajar dan mengidentifikasi bagian tulisan yang perlu diperbaiki melalui saran maupun kritik konstruktif.
Pada sesi diskusi, tiga peserta aktif mengajukan pertanyaan dan mendapatkan doorprize sebagai bentuk apresiasi dari panitia. Kegiatan ditutup dengan penutup resmi dan makan bersama seluruh peserta.
Secara keseluruhan, Campus Talk: Write to Publish berlangsung khidmat, tertib, dan penuh antusiasme. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat akademik, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa dan dosen untuk terus menumbuhkan budaya menulis di lingkungan ATB Baiturrahman Sragen. (*)
