SOLO, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dipilih menjadi venue utama penyelenggaraan kontes robot internasional ABU Robocon 2027. Hal tersebut disepakati setelah dilakukannya kunjungan oleh perwakilan ABU Robocon, NHK Jepang, dan TVRI ke venue Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Rabu (4/2).
Pengecekan venue dimulai dari drop off hingga setiap sudut di edutorium sesuai dengan keperluan penyelenggaraan kontes robot internasional.
Keisuke Koyama selaku ABU Robocon Deputy Secretariat Chief dan perwakilan dari NHK merasa senang jika UMS menjadi tuan rumah penyelenggaraan kontes robot ABU (Asia-Pasific Broadcasting Union).
“Kami diterima dengan baik dan dibantu dengan sangat besar UMS menjadi host untuk ABU tahun 2027,” kata Keisuke Koyama.
Ia mengatakan bahwa dari ABU pusat juga juga percaya dan menyetujui jika UMS menjadi tuan rumah penyelenggara.
“Venue betul-betul luas dan fasilitasnya bagus, beberapa tahun ini, salah satu yang paling bagus. Luasnya dan kapasitasnya lebih dari cukup, berlebihan, jadi kami dengan senang hati,” sebutnya.
Direktur Pemrograman dan Pemberitaan TVRI, Arif Adi Kuswardono menyampaikan ungkapan terima kasih kepada UMS karena telah bekerja sama hingga akhirnya penentuan venue penyelenggaraan ABU Robocon 2027 diputuskan.
Arif menyampaikan bahwa Kota Solo merupakan kota yang penting dan strategis.
“Meskipun tidak sebesar Bandung atau Surabaya, tapi akses transportasi itu semuanya ada, kecuali kapal laut, ada kereta api, jadi tidak akan kesulitan untuk sampai di Solo,” kata Arif.
Arif juga menyebut, venue Edutorium UMS nantinya akan dipenuhi oleh mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia yang mempunyai minta di bidang robotika sebagai pengamat pertandingan. Di samping itu, tentu akan datang tamu-tamu internasional.
Sementara itu Wakil Rektor I UMS Prof. Ihwan Susila, Ph.D., mengungkapkan rasa terima kasih kepada ABU dan TVRI atas dipilihnya UMS sebagai venue utama penyelenggaraan ABU Robocon 2027.
“Setelah ini kita akan mempersiapkan segala sesuatunya, karena meskipun tuan rumah adalah Indonesia, karena tempatnya di UMS maka kita tentu harus bersiap-siap kedatangan tamu, juga sebagai bagian dari upaya kita sebagai tuan rumah yang baik,” jelas Ihwan.
Untuk kebutuhan Liaison Officer (LO) atau naradamping, UMS akan melibatkan mahasiswa dan akan mendapatakan pelatihan terlebih dahulu.
“Venue juga dipersiapkan secara baik karena kebutuhan akan sangat banyak, ada kegiatan yang sifatnya kompetisi, ada rapat, ada juga sharing pengalaman, dan seterusnya saya kira ini memberikan benefit yang cukup besar bagi UMS untuk menunjukkan bahwa UMS siap menjadi penyelenggara kompetisi internasional,” paparnya.
Usai keputusan ini, UMS akan mengkoordinasikan tim IT, Kemahasiswaan, serta Humas. Selain itu juga akan selalu berkoordinasi dengan tim TVRI. (*)

