KARANGANYAR, MENARA62.COM– Ratusan imam dan takmir Masjid Wakaf Muhammadiyah se-Solo Raya mengikuti Pelatihan Imam dan Khotib yang digelar pada Senin (16/2/2026) di MIM Karanganyar, Jalan Citarum 1 No. 9 Manggeh, Tegalgede, Karanganyar. Kegiatan ini merupakan mandat dari pimpinan wilayah Muhammadiyah dalam rangka penguatan kapasitas sumber daya masjid binaan.
Ketua pelaksana, Muh. Aziz Qohhar, menyampaikan bahwa pelatihan ini menyasar imam dan takmir masjid binaan Muhammadiyah se-Solo Raya, dengan fokus utama di Kabupaten Karanganyar.
“Alhamdulillah, hari ini kami dapat melaksanakan mandat wilayah berupa pelatihan imam dan takmir se-Solo Raya. Untuk Karanganyar sendiri, terdapat 108 masjid binaan yang diarahkan pimpinan untuk dilibatkan, dan semuanya berkenan hadir,” ujarnya.
Menurut Aziz, jumlah peserta melampaui ekspektasi panitia. Dari pendataan awal sekitar 200 peserta, jumlah yang hadir mencapai hampir 280 hingga mendekati 300 orang. Panitia pun melakukan penyesuaian teknis demi memastikan kelancaran acara.
Ia mengapresiasi dukungan dari jajaran pimpinan wilayah serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar, beserta seluruh panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Pelatihan dijadwalkan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB.
Tingkatkan Kualitas Imam dan Pengembangan Masjid
Aziz menegaskan, tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas pengelolaan masjid binaan Muhammadiyah, khususnya dalam aspek kompetensi imam dan takmir.
“Kami ingin para imam dapat meningkatkan kualitas tahsin, bacaan Al-Qur’an, serta menambah hafalan sebagai bekal dalam membimbing jemaah. Harapannya, masjid tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga semakin kuat dalam pembinaan umat,” jelasnya.
Pelatihan ini juga menjadi ruang berbagi (sharing) pengalaman dan strategi pengembangan masjid agar lebih berdaya dan berkontribusi terhadap keberlangsungan serta penguatan Persyarikatan Muhammadiyah di tingkat akar rumput.
Panitia berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan di daerah lain di wilayah Solo Raya, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masjid-masjid binaan.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar hingga selesai dan memberikan nilai manfaat bagi seluruh peserta,” pungkas Aziz. (*)
