31.3 C
Jakarta

Sepak Bola Jadi Jalan Persaudaraan Mahasiswa Internasional UMS-UMY

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Sebuah pertandingan sepak bola berubah menjadi momen perpisahan sekaligus perekat persaudaraan mahasiswa internasional. Mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bertemu dalam laga persahabatan di Lapangan Sepak Bola Psikologi UMS, Ahad(4/10/2026).

 

Pertandingan tersebut merupakan kolaborasi Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) UMS dengan UMY. Di balik persaingan di lapangan, laga ini menjadi ruang bagi mahasiswa dari berbagai negara untuk membangun relasi dan mempererat ikatan kekeluargaan.

 

Sejak babak pertama dimulai, tim mahasiswa internasional UMY tampil agresif. Serangkaian umpan dan serangan berhasil merepotkan pertahanan UMS hingga menghasilkan gol melalui pemain bernomor punggung 21.

 

UMS pun harus mengakhiri babak pertama dengan ketertinggalan 0-1.

 

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin sengit. Kedua tim silih berganti membangun serangan dan memperkuat pertahanan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan UMS, tetapi belum mampu mengubah kedudukan.

 

Hingga akhirnya, pemain UMS asal Timor Leste, Samuel Ortega ML, menjadi pembeda.

 

Berperan sebagai motor lini tengah, Samuel menunjukkan kreativitas dan visi permainan yang membuat serangan UMS lebih hidup. Menjelang akhir pertandingan, ia mencetak gol melalui tendangan bebas untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

 

Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

 

“Saya sangat senang sekali, tendangan bebas saya dapat menyamakan kedudukan pertandingan tadi. Memang tendangan yang saya buat tadi atas keinginan saya untuk dapat memberikan kontribusi lebih pada tim,” ujar Samuel, Senin (5/10/2026).

 

Bagi Samuel, laga tersebut bukan sekadar pertandingan. Ia justru mendapatkan pengalaman dan pelajaran baru dari gaya bermain mahasiswa internasional UMY.

 

“Saya merasa mendapatkan cara bermain apik dari mereka, mulai dari passing ball, control, hingga finishing ditampilkan oleh mereka,” katanya.

 

Jadi Momen Perpisahan

 

Kapten tim mahasiswa internasional UMS, Yiga Shafiq, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro asal Uganda, mengungkapkan pertandingan tersebut juga menjadi momen perpisahan dengan salah satu mahasiswa internasional UMS, Mika.

 

Mika akan kembali ke negara asalnya setelah menyelesaikan masa studinya di Indonesia. Pertandingan persahabatan pun dipilih sebagai cara untuk menciptakan kenangan terakhir sebelum ia meninggalkan lingkungan kampus.

 

“Pertandingan ini untuk farewell atau perpisahan kami dengan Mika yang merupakan mahasiswa internasional UMS. Karena Mika akan kembali ke negaranya, sehingga kami adakan pertandingan persahabatan seperti ini untuk memberikan kesan akhir indah baginya,” ujar Yiga.

 

Menurut Yiga, dukungan fasilitas dari DRKUI UMS membuat mahasiswa internasional memiliki ruang untuk berinteraksi di luar kegiatan akademik.

 

Ia berharap pertemuan mahasiswa internasional UMS dan UMY tidak berhenti pada pertandingan tersebut. Persahabatan yang terbangun di Indonesia diharapkan tetap terjaga ketika mereka kembali ke negara masing-masing.

 

“Semoga melalui pertandingan persahabatan ini, kami selaku mahasiswa asing di Indonesia dapat menjalin hubungan kekeluargaan yang baik antarnegara, sehingga ikatan tersebut tidak putus sampai kami kembali ke negara kami masing-masing suatu saat nanti,” tuturnya.

 

Usai pertandingan, mahasiswa internasional UMS dan UMY menggelar seremoni perpisahan untuk Mika. Momen tersebut menjadi penutup laga yang sejak awal bukan semata-mata mengejar kemenangan.

 

Pertandingan UMS-UMY memperlihatkan bagaimana aktivitas olahraga dapat menjadi ruang membangun persahabatan lintas budaya dan negara. Bagi UMS, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya internasionalisasi kampus dengan menciptakan pengalaman akademik dan sosial yang lebih luas bagi mahasiswa internasional. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!