25.7 C
Jakarta

Aisyiyah Surakarta Santuni 350 Dhuafa

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Surakarta melalui Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) bekerja sama dengan Kantor Layanan Lazismu Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan Santunan Dhuafa, Ahad (18/1/2026). Kegiatan sosial ini dilaksanakan di Aula Gedung Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Surakarta dan diikuti sekitar 350 penerima manfaat.

Santunan diberikan kepada dhuafa yang berasal dari seluruh ranting ‘Aisyiyah se-Kota Surakarta, dengan alokasi masing-masing ranting mengirimkan lima orang penerima. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako serta uang transport sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Lazismu UMS, Dr. Mahasri Shobahiya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi berkelanjutan antara Lazismu dan ‘Aisyiyah dalam menguatkan peran sosial keumatan.

“Pada hari ini, Ahad 18 Januari 2026, Kantor Layanan Lazismu UMS bekerja sama dengan Majelis Kesejahteraan Sosial PDA Kota Surakarta menyalurkan bantuan sembako dan uang transport kepada sekitar 350 dhuafa. Melalui program ini kami berharap para penerima manfaat dapat meningkatkan rasa syukur dengan memperbaiki kualitas ibadah, sehingga ketakwaan sebagai muslim dan muslimah juga semakin meningkat,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta, H. Joko Riyanto. Ia menilai program santunan yang rutin dilaksanakan PDA Surakarta sangat berpihak kepada dhuafa dan patut menjadi teladan.

“Saya memberikan apresiasi dua jempol kepada PDA, khususnya Majelis Kesejahteraan Sosial. Setiap tahun pembagian sembako dan sinergi dengan Lazismu ini luar biasa. Selain sembako, juga diberikan uang transport sekitar Rp100.000 per orang kepada lebih dari 300 penerima. Ini benar-benar berpihak kepada dhuafa,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya sebatas berbagi materi, tetapi juga perlu disertai motivasi dan ajakan kebaikan agar para penerima terus istiqamah di jalan Allah.

“Tagline ‘tiada hari tanpa memberi’ ini sungguh luar biasa. Aisyiyah memang luar biasa dan semoga bisa ditiru oleh halaqah dan majelis lainnya,” pungkasnya.

Kegiatan Santunan Dhuafa ini menegaskan komitmen ‘Aisyiyah Surakarta dan Lazismu UMS dalam menguatkan nilai kepedulian sosial, dakwah bil hal, serta keberpihakan kepada kaum dhuafa secara berkelanjutan. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!